BETANEWS.ID, DEMAK – Sejumlah baliho yang terpasang di pinggir jalan raya pantura Kabupaten Demak roboh terkena angin. Hal itu membuat lalu lintas terganggu dan mengancam keselamatan pengendara motor.
Seperti yang ada di jalan lingkar Pasar Jebor, Desa Bango, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Tampak beberapa baliho yang dipasang menggunakan kayu roboh karena hujan angin. Tidak sedikit baliho dan bendera partai politik dalam keadaan rusak dan tergeletak di pinggir jalan.
Baca Juga: Jalur Pantura Demak Makin Rusak, Pengendara Diharap Waspada
Selain itu, spanduk bilboard calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto juga dalam keadaan rusak dan menjuntai di atas tiang. Kondisi tersebut membuat pengendara was-was dan waspada saat lewat.
Salah seorang pendara Adam mengaku melihat baliho roboh saat hendak pergi ke Yogyakarta dari arah Demak. Kebetulan saat lewat, situasi sepi dan membuatnya cepat mengetahui beberapa baliho sudah tergeletak di pinggir jalan raya.
“(Sempat) ngeh, tadi berhenti dulu lihat-lihat barangkali banyak pengendara yang tidak tahu dan saling memperingatkan untuk hati-hati,” katanya, Senin (29/1/2024).
Ia menceritakan sepanjang jalan pantura Demak, banyak baliho peserta pemilu 2024 terpasang di tepian jalan, sudah tidak tertata lagi karena diterpa angin. Melihat kondisi itu, apabila hujan angin ia khawatir bisa membahayakan para pemotor.
“Iya, pelan-pelan (lajunya) berhenti. Ternyata ada baliho partai jatuh ya hendaknya segera dilakukan pembersihan supaya tidak membahayakan pengendara lain,” terangnya.
Baca Juga: Harga Gabah di Demak Tembus Rp8 Ribu Per Kilogram
Adam mengaku tidak keberatan adanya pemasangan banyak baliho sebagai sarana kampanye peseta Pemilu. Namun, ia berharap pemasangan dilakukan dengan memperhatikan keamanan para pengguna jalan.
“Itu kan menakutkan, dalam artiankan delalah saya sepi pas jalannya ya mungkin untuk partai yang balihonya jatuh untuk segera diangkut saja,” ujarnya.

