31 C
Kudus
Sabtu, Juni 22, 2024

Diprotes Petani, Bendungan Air di Proyek Jembatan Desa Karangrowo Akan Dijebol Separuh

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana proyek pembangunan jembatan dan pintu irigasi di Sungai Kardimah akan membuka separuh bendungan air setelah mendapat protes dari petani Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan. Mengingat, bendungan itu menutup aliran air ke ribuan hektare sawah di empat desa.

Keputusan ini diambil setelah petani dan pelaksana proyek menggelar audiensi di Balai Desa Karangrowo, Jumat (27/10/2023).

Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan jembatan dan pintu air di Sungai Kardimah. Foto: Karul Umam

Kepala Desa Karangrowo, Heri Darwanto, menuturkan, permasalahan itu terjadi karena miskomunikasi antara pihak pengairan dan pengurus P3A. Sebab, pemberitahuan pembangunan itu baru dikirimkan Kamis (26/10/2023), padahal proyek sudah berlangsung kurang lebih dua pekan.

-Advertisement-

Baca juga: Petani Sebut Kekeringan Tahun Ini Paling Parah, Sebabkan Irigasi Pertanian Tak Maksimal

“Saya sendiri juga kaget, ada bangunan tapi kok nggak ada laporan ke desa,” jelasnya.

Meski begitu, permasalahan itu sudah menemui titik tengah. Di mana sudah disepakati tambak tersebut akan dijebol, karena masih ada pembangunan. Pihaknya juga mendapatkan informasi jika pembangunan itu akan diselesaikan dalam 65 hari.

Alhamdulillah sudah ada solusi dan kesepakatan, untuk di pintu air dijebol hanya separuh, karena masih ada pembangunan. Kita sambil jalan, kami menyadari itu, karena bangunan ini kan dari Dinas PUPR kan baru, jadi harus dilindungi. Supaya kualitasnya juga terjaga,” bebernya.

Mantri Pengairan Undaan 2 dan 3 Dinas PSDA, Solikhin menanggapi, pembangunan jembatan dan pintu air itu merupakan pembangunan dari Bina Marga, PUPR Kudus. Menurutnya, pembangunan itu baru dilaksanakan sejak Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Antisipasi MT 1 Molor di Masa Mendatang, Petani Kudus Diimbau Punya Sumur Dangkal

“Fungsi bangunan itu nantinya untuk jembatan dan pengaturan air di wilayah desa Karangrowo. Sebenarnya pengadaan proyek ini sudah diajukan sejak tahun lalu, tapi baru terlaksana tahun ini,” paparnya.

Ia menambahkan, kesepakatan itu sudah disepakati dan akan diberlakukan mulai besok pagi (Sabtu 28/10/2023), yakni penjebolan bangunan kisdam atau tambak yang membendung Sungai Kardimah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER