BETANEWS.ID, JEPARA – Sub Koordinator Sejarah dan Kepurbakalan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Lia Pupardianiak, mengatakan bahwa saat ini salah satu area Musuem Kartini sedang dalam tahap renovasi.
Tempat itu adalah area panggung terbuka yang berada di belakang pasebon. Nantinya, kawasan tersebut akan digunakan sebagai tempat untuk mendukung visi misi museum sebagai sarana edukasi.
“Jadi saat ini tengah ada renovasi berupa pelebaran panggung. Jadi nanti di tengah-tengah museum ada semacam panggung terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kebudayaan semacam pentas tari, workshop, atau kegiatan lain,” katanya saat ditemui di Kantor Disparbud Jepara, Rabu (5/7/2023).
Baca juga: Museum Kartini Jadi Destinasi Wisata Favorit saat Libur Sekolah di Jepara
Area panggung tersebut, menurut Lia, juga dapat dimanfaatkan tidak hanya bagi pengunjung museum tetapi juga diluar pengunjung museum.
“Karena salah satu program publik museum itukan menjadikan museum sebagai tempat untuk mengenalkan, mensosialisasikan, mengembangkan, adat dan tradisi yang ada di Kabupaten Jepara, selain juga mengenalkan museum itu sendiri,” katanya.
Serta harapannya ketika terdapat pertunjukan di area panggung, pasebon dapat sebagai area bagi penonton.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ke depan untuk pengembangan museum, alur pengunjung yang semula dari ruang satu, dua, dan tiga, keluar ke paseban baru ke ruang kerajinan. Nantinya pengunjung akan diarahkan untuk melewati jalur belakang dari samping aula menuju ke ruang kerajinan dan akan langsung diarahkan menuju ruang Sains Corner.
Baca juga: 100 Stan UMKM Bakal Meriahkan Porprov Jateng Seminggu Full
“Di samping Ruang Kerajinan itu ada Sains Corner dari Bappeda yang punya visi misi yang sama dengan museum sebagai sarana edukasi. Nanti akan kita kawinkan, cuma sampai saat ini kita belum memahami arah dari Sains Corner itu mau diapakan,” tambahnya.
Sebab, dari pihaknya juga baru melihat secara sekilas bahwa di dalamnya terdapat banyak alat peraga edukasi yang selarasa dengan visi misi dari museum.
“Cuma itu nanti di tahun berikutnya, karena di tahun ini fokus untuk menyelesaikan area panggungnya dulu,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

