BETANEWS.ID, JEPARA – Di tengah teriknya panas matahari, minuman dingin selalu menjadi primadona yang menarik minat para pembeli, salah satunya Es teh. Dengan berbagai inovasi serta varian rasa, Es teh kini menjadi menu yang viral di kalangan anak muda.
Bagus Sugiarto (30), salah satu penjual es teh dengan nama Es Teh Solo mengaku tertarik menjadi penjual es teh, karena menu tersebut saat ini sedang viral di berbagai tempat.
Baca Juga: Batik Air Tiga Rasa, Angkat Kearifan Lokal Kudus
Bagus kemudian bercerita bahwa produk es teh yang ia jual menggunakan teh racikan asli dari Kota Solo yang memiliki ciri khas Waskitel yaitu Wangi, Sepet, Legi, dan Kentel. Selain itu, dia juga mengkombinasikan es teh dengan beberapa bahan lainnya yang juga sedang diminati oleh kalangan anak muda.
“Ini inovasi baru sih yang produknya itu terdiri dari racikan tiga teh, asli dari Solo. Tehnya ini punya ciri khas wangi, sepet, legi dan kentel, jadi warnanya itu nggak bening,” ujarnya pada Betanews.id saat ditemui di acara Troso Festival, Sabtu (15/7/2023).
Bagus kemudian melanjutkan bahwa terdapat sepuluh variasi menu es teh yang ia jual. Yaitu Es teh Original, Kampoel, Blackurrant, Lemon, Matcha, Susu, Coklat, Millo, Teh Tarik, serta Jasmine Tea.
Menu Es Teh Kampoel menurut bagus menjadi variasi menu yang paling diminta oleh pelanggan. Ia bercerita bahwa biasanya banyak pelanggan yang kembali memesan menu tersebut karena cita rasanya yang dipadukan dengan potongan buah jeruk.
“Kalau dinamakan Kampoel karena dia ada potongan buah jeruk yang mengambang di es tehnya, atau dalam bahasa jawanya itu namanya Kampoel,” jelasnya.
Harga dari es teh yang ia jual juga bervariasi, mulai dari Rp 3 – 10 ribu per cup. Untuk kemasannya juga ada dua, yaitu di dalam cup serta plastik. Dalam sehari, Bagus mengatakan bahwa ia mampu menjual ratusan cup es teh.
Baca Juga: Sarung Batik Al Juwani, Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
“Ini dua hari jualan di bazar sudah laku sekitar 700 cup, kalau setiap harinya ya kisaran segitu lah,” ujarnya.
Selain berjualan saat ada bazar, setiap harinya ia membuka kedai es teh di wilayah Pabrik Kanindo satu dan dua yang berada di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Editor: Haikal Rosyada

