BETANEWS.ID, KUDUS – Galeri Genta Mas yang berada di Jalan Sosrokartono No 1, Desa Barongan, Kecamatan/Kabupaten Kudus, saat ini mempunyai motif baru yang unik. Motif yang diberi nama air tiga rasa itu diambil dari tempat obyek wisata yang berada di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yakni Air Tiga Rasa Rejenu.
Menurut sang owner Galeri Genta Mas, Dasa Gentawati, ide membuat motif itu berasal dari keinginannya untuk mengenalkan sejarah dan kearifan lokal Kudus ke beberapa daerah di Indonesia. Dengan mengangkat kearifan lokal, Kudus bisa dikenal lebih luas lagi lewat batik yang produksinya.
Baca Juga: Sarung Batik Al Juwani, Produk Lokal Tembus Pasar Internasional
“Ada keunikan di tempat Air Tiga Rasa ini. Menurut dari juru kunci, ketiga air ini memiliki rasa yang berbeda, yaitu strawberry, belerang, dan manis. Untuk tujuannya sendiri untuk mengenalkan produk lokal Kudus,” katanya di galerinya, Selasa (11/7/2023).
Dasa menjelaskan, ada dua model untuk motif air tiga rasa, yakni air tiga rasa sogo coletan dan air tiga rasa sogo biasa.
Di batik air tiga rasa terdapat pola gapura Rejenu yang menandakan tempat dimana air tiga rasa itu berada, kemudian ditambah dengan pohon parijotho yang banyak ditanam di area pegunungan Colo, dan beras kecer (berasan) yang melambangkan kemakmuran.
Ia menuturkan, saat ini batik khas Kudus itu sudah diproduksi sebanyak 250 buah. 40 diantaranya model sogo coletan dan 210 sisanya model sogo biasa.
Pola yang unik dan menarik membuat batik yang baru seumur jagung ini laris di pasaran, buktinya hingga saat ini produk itu sudah terjual 220 buah, dengan rincian 195 untuk model sogo biasa, dan sisanya model sogo coletan.
“Untuk harganya ini berbeda. Karena yang model sogo coletan ini ada warna kuning. Sehingga harga lebih mahal. Untuk sogo coletan Rp 185 ribu dan Rp 145 ribu untuk sogo biasa,” rincinya.
Baca Juga: Jajanan Jadul Disulap Kekinian, Ubi Kita Diminati Kalangan Anak Muda
Lebih lanjut Dasa mengatakan, pembeli motif ini berasal dari Kudus, Bandung, dan Jakarta. Kebanyakan motif tersebut dibuat untuk seragam acara maupun seragam keluarga. Menurutnya, produknya itu juga dibuat sovenir para pembeli untuk dihadiahkan teman dan sanak saudaranya.
“Untuk ukuran batik atau kain dalam motif ini, berukuran 2×1,15 meter. Kemudian untuk kainya berbahan katun. Alhamdulillah, banyak yang cocok dan merespon bagus dengan batik cap ini,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

