31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Berkat Jadi Petani, Muji Mampu Beli Rumah, Motor dan Mobil

Pekerjaan menjadi petani telah banyak ditinggalkan banyak orang, termasuk generasi muda saat ini. Pekerjaan yang berat dan harga panen yang tak tentu menjadi alasannya. Namun, ini tak berlaku pada Mujiono.

Bagi Muji, begitu dirinya akrab disapa, menjadi petani sangat menguntungkan. Warga Kelurahan Mlati Kidul tersebut bisa membeli apa yang diinginkan, termasuk membeli rumah, motor dan mobil. Aset-aset itu kini ia miliki, hasil bertani.

“Berkat jadi petani saya mampu beli rumah, motor dan mobil. Sebab, sebenarnya bertani itu sangat menguntungkan,” ujar pria yang akrab disapa Muji kepada Betanews.id, saat memanen melon di sawahnya, belum lama ini.

Baca juga: Fantastis, Petani Melon di Kudus Ini Untung Rp 300 Juta Dalam Dua Bulan

Muji mengaku telah menekuni pertanian sejak 10 tahun lalu. Sebelumnya, ayah dua anak itu mengaku bekerja di salah satu bengkel mobil di Kudus.

“Seandainya saya masih bekerja di bengkel, belum tentu saya bisa beli rumah, motor atau bahkan mobil. Sebab, namanya pekerja di bengkel dapat gajinya mentok UMR dan itu kemungkinan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” bebernya.

Menjadi petani, Muji memilih menanam aneka tanaman selain padi. Itu di antaranya, melon, timun, bawang merah dan cabai. Ia menanam jenis tanaman tersebut karena harga komoditas tersebut selalu bagus ketika panen. Tentu sembari mempertimbangkan musim panennya.

“Misal melon ini, saya tanam dan panennya memang diatur biar dekat dengan Lebaran. Tujuannya, ketika panen harga tinggi dan bisa untung banyak,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, musim ini menanam melon sebanyak tiga hektare dan semua sudah dipanen. Hasil panen melon dari lahan seluas tiga hektar tersebut ia mampu menghasilkan uang Rp 450 juta.

“Dari Rp 450 juta tersebut dikurangi modal tanam dan sewa lahan sebesar Rp 150 juta. Sehingga saya masih dapat untung Rp 300 juta dalam waktu dua bulan saja. Karena masa tanam melon dari tanam sampai panen hanya butuh waktu 60 hari,” jelasnya.

Baca juga: Harga Cabai Hingga Tomat Naik Jelang Ramadan, Kepala Dindakop Demak: ‘Justru Itu Menguntungkan Petani’

Selain menguntungkan, kata dia, jadi petani kerjanya juga lebih santai karena milik sendiri. Apalagi jika menggunakan kuli, bisa makin santai dan malah seperti pengusaha.

“Semoga para petani bisa makin makmur. Serta makin banyak orang khususnya anak muda yang tertarik terjun untuk jadi petani. Sebab, sebenarnya jadi petani itu sangat menguntungkan,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER