Harga Telur Naik, Pedagang Sebut Karena Bantuan PKH Akan Turun

BETANEWS.ID, SOLO – Sudah beberapa hari ini harga telur ayam di Pasar Legi Solo mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga tersebut bukan dikarenakan menjelang Ramadan, tetapi karena akan ada pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah.

Berdasarkan pantauan Betanews.id, Selasa (7/3/203), harga telur ayam di pedagang eceran berkisar di Rp26.500 dari harga sebelumya Rp24 ribu. Sedangkan harga telur ayam di distributor sekitar Rp24-25 ribu atau naik dari Rp22 ribu.

Salah seorang distibutor telur ayam Anik Pujiyati (53) mengatakan, kenaikan harga telur bukan karena banyaknya permintaan menjelang bulan Ramadan.

-Advertisement-

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Beberapa Komoditas Pokok di Pasar Legi Solo Mulai Naik

“Harga telur naik jadi Rp24 ribu apa Rp25.500. Sebelumnya ada Rp22 ribu, ada Rp23 ribu, terus naik sampai naik lagi. Katanya denger-denger ada bantuan PKH dari pemerintah,” ujarnya.

Atik mengatakan, saat menjelag Ramadan dan awal bulan Ramadan permintaan terlur ayam belum begitu tinggi. Pemintaan telur ayam baru akan mengalami kenaikan, biasanya ketika pekan kedua puasa.

Meski mengalami kenaikan harga, Anik mengatakan bahwa malah banyak konsumen yang membeli telur ayam dengan jumlah banyak. Tetapi saat harga telur ayam menurun, penjualan juga akan mengalami penurunan.

“Kalau harganya turun malah dia (konsumen) nggak berani beli karena takut besoknya turun lagi. Ini tadi lumayan misalnya biasanya kalau beli dua (kotak), tapi takut kalau besok naik lagi jadi beli empat gitu. Tapi nek sudah tahu harga turun dia langsung bekine dua aja, takutnya besok turun terus gitu,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur BI Puji Keberhasilan Gibran Kendalikan Inflasi dan Harga Pangan di Solo

Di samping itu, menurut Anik harga telur ayam biasanya juga mengalami naik turun, terlebih saat tidak ada bantuan sembako dari pemerintah. Namun, saat ada bantuan dari pemerintah, permintaan telur ayam malah sepi lantaran dalam paket bantuan itu sudah termasuk telur ayam. 

“Kalau ada bantuan dari pemerintah, kalau misal dapat sembako aya kemarin itu yang jualan gini malah sepi, orang yang di desa kan udah pada dapat telur, jadi meskipun harag naik di sini tetep sepi. Tapi kalau pemerintah ngasih uang bisa  beli malahan,” kata dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER