BETANEWS.ID, SOLO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menikmati cuti bersama Tahun Baru China dengan berkunjung ke Solo Safari, Senin (23/1/2023). Jokowi datang bersama Ibu Negara Iriana, Gibran Rakabuming Raka dan sang istri, Selvi Ananda ,serta kedua anaknya Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.
Presiden yang beberapa kali menggandeng tangan cucunya itu melihat satwa-satwa yang ada di Solo Safari. Mereka juga tampak menaiki kendaraan wisata listrik sembari mengelilingi taman konservasi satwa itu.

Ditemui usai berkeliling, Presiden Jokowi mengaku kedatangannya ke Solo Safari tersebut berawal dari ajakan Putra Sulungnya yang juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Solo Safari Buka 27 Januari, Banyak Wahana Baru tapi Harga Tiketnya Naik Segini
“Ya jadi saya diajak Pak Wali untuk melihat pembenahan Taman Jurug, sekarang menjadi Solo Safari. Bagus meskipun belum selesai sudah kelihatan akan menjadi sangat bagus dan menjadi destinasi baru wisata di Kota Solo,” kata Presiden Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, Solo Safari bisa menjadi destinasi wisata baru yang bagus di Solo dan sekitarnya. Dirinya mengaku, kedatangannya murni hanya untuk melihat pembangunan kebun binatang yang dulunya bernama Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) itu.
“Soft opening tanya ke pengelola. Saya hanya lihat seperti apa saya lihat bagus,” ujar presiden.
Dirinya juga menyebut, pembangunan Solo Safari bisa mendukung aset produktif Kota Solo, seperti halnya Taman Balekambang, Night Market, dan Solo Techno Park.
Baca juga: TSTJ Berubah jadi Solo Safari, Kini Ada Kafe yang Bisa Makan Sambil Lihat Singa
“Ya kan mendukung aset-aset produktif yang ada di Solo nanti ada Solo Safari, Balekambang, Night Market yang di mana itu Subroto ada Techno Park yang bagus juga,” terangnya.
Ditanya apakah ada masukan terkait pembangunan Solo Safari, Presiden Jokowi mengaku tidak memiliki usulan apapun.
“Masukan? Endak ada saya hanya melihat pengen ditunjukkin ya saya datang itu saja, tanyakan ke Pak Wali atau Manajemen di sini yang lebih detail,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

