31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Capek Jadi Sales, Wartono Nekat Bikin Mainan Edukatif yang Kini Sering Diborong Sekolah

BETANEWS.ID, DEMAK – Memulai usaha mainan edukatif sudah Wartono (42) lakoni sejak 2007. Usaha itulah yang jadi titik poin saat dirinya merasa lelah menjadi sales usaha serupa, dan ingin menjadi produsen. Di toko Choky Toys yang berada di Desa Bermi RT 1 RW 1, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak itulah ia meniti usaha mainan yang ia buat sendiri.  

“Saya dulu kan sales pas dipesan pelanggan ternyata stoknya habis, lalu saya coba untuk membuat. Jadi pas disana nggak ada saya buat, pas saya nggak ada ambil disana,” katanya pada betanews.id, Sabtu (21/1/2023).

Beberapa mainan edukatif buatan Wartono yang dijual di Toko Choky Toys. Foto: Sekarwati

Meskipun tak memiliki latar belakang seorang tukang kayu, Wartono dengan tekun mempelajarinya sendiri. Seiring berjalannya waktu, kini setiap harinya ia bisa membuat ribuan mainan edukatif.

Baca juga: Choky Toys, ‘Surganya’ Mainan Edukatif di Demak

“Saya justru lulusan SMK Pertanian, tidak ada nyambungnya sama pekerjaan sekarang. Tapi tidak apa-apa, saya dulunya belajar sendiri yang penting permintaan konsumen terpenuhi,” terangnya,

Jika ditotal, lebih dari ratusan mainan edukatif yang Wartono buat. Mulai dari bahan dasar kayu, plastik, kain, hingga besi. Pelanggannya kebanyakan dari kalangan pendidik seperti guru, kepala sekolah, sampai Camat.

“Karena ini mainan edukatif, jadi kebutuhannya untuk pembelajaran. Pelanggannya itu mulai dari sekolah PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Harganya mulai Rp15-500 ribu,” sebutnya.

Menurutnya, orderan akan meningkat pesat saat masa akreditasi sekolah dan momen Agustusan. Di periode itu, ia bisa mengantongi omzet antara Rp10 juta sampai Rp50 juta. Bahkan, ia harus mengajak para tetangga dan saudaranya untuk bekerja borongan. Tidak hanya itu, ia juga turut mengajak teman pelukisnya untuk berkolaborasi.

Baca juga: Tak Langsung Untung Gede, Ini Kisah Sulitnya Ningsih Kenalkan Kerajinan Eceng Gondok yang Dulu Susah Laku

“Terkadang saya kerja sama juga dengan teman saya yang lukis dinding, itu saya saling bantu juga, berhubung ada permintaannya,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, Wartono berharap usahanya itu tidak hanya sekedar menyediakan mainan edukatif saja. Ia bahkan berencana untuk membuat paket kitchen set untuk keperluan pembeli.

“Ke depannya saya pingin membuat kitchen set, jadi tidak hanya mainan edukatif saja. Agar semakin luas pemasarannya,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER