BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah setahun atap Pasar Bitingan bocor parah ketika hujan turun. Hal itu pun dikeluhkan para pedagang, karena selama ini tidak ada tindakan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Padahal ketika hujan turun, para pedagang tak bisa berjualan karena kebocoran dan kios tergenang air.
Salah satu pedagang Heri Afrianto (43) mengatakan, selama ini para pedagang sudah melapor ke pihak pasar, tapi jawabanya tidak ada anggaran untuk memperbaiki atap yang bocor.

“Para pedagang beberapa kali iuran untuk memperbaiki talang atap yang bocor tersebut. Namun, ini bocor lagi. Itu ada karpet merah yang buat nambal itu juga hasil iuran para pedagang,” ujar Heri kepada Betanews.id, Kamis (10/11/2022).
Baca juga: Nestapa Pedagang Pasar Bitingan, Saat Hujan Deras Terpaksa Tutup Karena Atap Bocor Parah
Karena sudah beberapa kali iuran, ia dan pedagang lainnya ogah kembali merogoh kocek pribadi untuk perbaikan talang atap Pasar Bitingan yang bocor. Ia meminta pihak pasar dan Pemkab Kudus memenuhi tanggung jawabnya untuk melakukan perbaikan.
“Kami berharap talang yang bocor ini segera diperbaiki oleh Pemkab Kudus. Kami tidak mau iuran lagi. Sebab selama ini para pedagang sudah membayar retribusi, kok,” tegasnya.
Pedagang lain, Sulgi (55) menambahkan, hingga saat ini belum ada tindakan apa pun dari pihak pasar, meski sudah dilaporkan.
“Sudah sering lapor tapi tak ada tanggapan. Kami pun beberapa kali inisiatif iuran untuk memperbaiki. Namun, ini bocornya malah makin parah,” ungkapnya.
Baca juga: Bak Sarang Hantu, Seramnya Belasan Kios di Pasar Jember Kudus yang Terbengkalai
Dia berharap, talang atap Pasar Bitingan yang bocor segera diperbaiki oleh Pemkab Kudus, agar para pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan tak terganggu bocor ketika hujan turun.
“Pinginnya segera diperbaiki. Agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman dan pembeli pun tetap datang meski hujan. Jika bocor, kami terpaksa tutup dan tak punya penghasilan,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

