31 C
Kudus
Minggu, Desember 4, 2022
BerandaUMKMPelanggan Tak Hanya...

Pelanggan Tak Hanya dari Kudus, Moyong Sampai Kewalahan Layani Pesanan Anyaman Bambu Rigen

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria paruh baya bertelanjang dada tampak sedang membelah bambu menjadi ukuran kecil-kecil, di sebuah rumah produksinya yang berada di Desa Jepang RT 2 RW 1, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Bambu yang sudah dibelah itu ,nantinya dijadikan kerangka anyaman bambu berupa eblek jemuran kerupuk (rigen) setelah dibersihkan dari serat yang masih ada.

Dia adalah Zanuri Moyong, seorang pembuat aneka kerajinan dari bambu. Ia menuturkan, pekerjaan sebagai perajin bambu menurutnya tak ada matinya. Bahkan saat ini ia sampai kewalahan melayani banyak pesanan rigen dari pelanggan dalam kota maupun luar kota.

Moyong sedang membelah bambu untuk membuat kerajinan rigen. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Terkenal Berkualitas dan Murah, Furnitur Bambu Mbak Sol Tembus Pasar Ekspor

- Ads Banner -

“Kalau saat ini malah kewalahan layani pesanan. Karena pesanan rigen ini banyak, sedangkan sehari saya hanya bisa membuat 10 sampai 15 rigen saja,” beber pria yang akrab disapa Moyong kepada betanews.id, Rabu (5/10/2022).

Kebanyanyak pemesan itu, kata Moyong, sudah tahu kualitas rigen yang dibuatnya. Sebab, produk yang dibuat garapannya bagus, rapi, bersih, dan harga sesuai pada umumnya. Yakni dibanderol mulai harga Rp 25 ribu sampai Rp 40 ribu untuk ukuran 75×150 sentimeter.

“Jadi untuk perbedaan harga itu dari anyaman. Antara anyaman kulit bambu dan anyaman sirip walet. Yang lebih tahan lama itu yang anyaman kulit bamboo, makanya harganya lebih mahal,” terangnya.

Selain melayani pembuatan rigen, Moyong juga menyediakan dan menerima pesanan keranjang untuk jualan lontong dan tirai bambu. Menurutnya, dari ketiga produk yang dibuatnya itu paling banyak peminatnya adalah produk rigen.

Baca juga: Perabotan Rumah Tangga dari Anyaman Bambu di Toko Rohis Ini Punya Banyak Peminat

“Kalau untuk harga keranjang lontong Rp 700 ribu sudah satu paket. Kemudian harga tirai bambu Rp 70 ribu per meternya,” rinci bapak empat anak tersebut.

Ia menambahkan, kebanyakan pembeli yang sudah memesan produk buatannya mengambil barangnya sendiri ke lokasi produksinya langsung. Tak hanya dari Kudus, pelanggannya juga dari Jepara, Pati, Demak, Juwana dan Semarang.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler