BETANEWS.ID, KUDUS – Dua bangunan gazebo bambu yang masih belum selesai tampak berada di belakang sebuah rumah di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Di tempat tersebut juga tampak beberapa potong bambu dari berbagai jenis tersandar pada dinding rumah. Lokasi tersebut adalah tempat produksi aneka produk dari bambu yang tembus pasar ekspor.
Sulikah (40) selaku pemilik usaha tersebut mengatakan, furnitur berbahan bambu miliknya memang banyak pemesannya. Selain permintaan dalam negeri, dia juga pernah ekspor kursi berbahan bambu ke Thailand.

“Produk furnitur kami yang pernah tembus pasar ekspor luar negeri yaitu kursi bambu. Saat itu kami kirim sekitar 13 unit,” ujar perempuan yang biasa disapa Mbak Sol kepada Betanews.id, Selasa (18/8/2020).
Dia menambahkan, saat ini dirinya sedang ada negoisasi dengan perusahaan di Belanda. Dia berharap, kerja sama itu terlaksana, sebab spesifikasi bahan dan harga serta gambar modelnya sudah dikirim.
Baca juga: Kerjaan Terkenal Rapi, Furnitur dari Multiplek Buatan Asro Banyak Dilirik
“Minta doanya, ya, semoga saja deal, sehingga kami bisa ekspor lagi produk furnitur bambu ke luar negeri,” harap perempuan yang masih tercatat sebagai warga Kota Salatiga dan berencana akan menetap di Kudus itu.
Perempuan yang sudah dikaruniai lima anak itu mengatakan, dalam proses pembuatan aneka produk furnitur dari bambu, ia memang merperhatikan betul kualitasnya. Ini dilakukan agar tidak mengecewakan para pelanggan.
Lebih lanjut, tambahnya, selama ini aneka furnitur bahan bambu produknya itu banyak dipuji para pelanggan. Mereka banyak yang bilang kualitasnya bagus, rapi, dan presisi. Itulah yang membuat produknya banyak diminati.
“Selain kualitas bagus, harga jual aneka produk furnitur berbahan bambu kami juga lebih murah dibanding tempat lain. Harga murah tapi kualitasnya standar luar negeri,” jelasnya sembari bantu suaminya merakit gazebo.
Baca juga: Pesona Kerajinan Bambu Surya Art yang Tak Pernah Sepi Peminat
Dia mengungkapkan, memproduksi aneka furnitur berbahan bambu, seperti gazebo, meja, kursi, jemuran lipat, tangga, gelas, krei, anyaman, dan lain sebagainya.
Sedangkan bambu yang digunakan juga banyak jenisnya. Antara lain, bambu wulung hitam, bambu petung hitam, petung hijau. Ada juga bambu tutul, bambu ori, bambu apus serta ada bambu peting. Pemilihan bambu sebagai bahan tergantung pesanan para pelanggan.
“Intinya saya menawari ada beberapa jenis bahan bambu, yang kami gunakan untuk membuat aneka furnitur. Biar pelanggan punya banyak pilihan kualitas dan harga,” tukas Mbak Sol.
Editor: Ahmad Muhlisin

