31 C
Kudus
Kamis, Desember 1, 2022
BerandaPertanianSrinuk, Beras Unggulan...

Srinuk, Beras Unggulan Jateng Pengganti Raja Lele yang Rasanya Top Markotop

BETANEWS.ID, KLATEN – Dulu di daerah Delanggu, Jawa Tengah (Jateng) ada beras Raja Lele yang sangat melegenda. Namun, kini Jateng punya beras unggulan pengganti Raja Lele, namanya beras Srinuk. Saat ini Pemprov Jateng terus mengenalkannya sebagai produk pertanian unggulan.

Saat menyalurkan program Bantuan Sosial bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk pengendalian inflasi di Kabupaten Klaten, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengenalkan beras Srinuk. Dia mengatakan, beras ini merupakan hasil riset pengganti beras Raja Lele.

“Kalau dulu ada Raja Lele itu legend di Delanggu. Kalau orang Jawa makan nasi Raja Lele mesti orang kaya, top markotop, enak, wangi luar biasa. Dan karena dulu pernah hilang, sekarang dikembalikan dengan riset yang baru dikasih nama Srinuk,” terang Ganjar saat kunjungan dan menyalurkan bantuan di Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten, Senin (19/9/2022).

- Ads Banner -

Saat ini, di Kabupaten Klaten telah mengeluarkan kebijakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan membeli 10 kg beras Srinuk tiap sebulan.

Baca juga: Produksi Padi di Jateng Tetap Tinggi Meski Lahan Digerus Proyek Infrastruktur

“Yuk kita bantu dengan ikhlas. Kalau ini kita dampingi ketahanan pangan kita kuat sambil tentu saja kalau Jateng beras sudah bagus dan surplus. Kita kembangkan pendamping beras karena banyak umbi, jagung dan komoditas lain yang menggantikan,” katanya.

Sementara itu program bantuan tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah dengan total Rp 950.880.000. Ada sebanyak 2.264 Gapoktan yang menerima, 131 di antaranya di Kabupaten Klaten. 

“Ada bantuan cultivator untuk para kelompok tani sekaligus kemarin kita menghitung bantuan BBM. Kalau sebenarnya para petani yang membutuhkan BBM kan banyak,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak petani yang membutuhkan BBM untuk berproduksi. Seperti mesin traktor, pompa air dan kain sebagainya.

Baca juga: Ini Langkah Pemprov Jateng Tingkatkan Produksi Padi

“Tapi karena ini terbatas pemprov sudah mengalokasikan anggaran. Hari ini coba kita data satu per satu. Tadi kita berikan bantuan cultivator sekaligus kita catat Gapoktan itu Insyaallah akan kita bantu BBM agar meringankan mereka. Dan inilah yang satu per satu kita lihat di lapangan kita cek agar datanya presisi,” jelasnya.

Ganjar pun mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten/kota yang memberikan rekomendasi-rekomendasi terkait bantuan BBM.

“Sehingga betul-betul bisa tepat sasaran. Dan tidak ada yang menyalahgunakan. karena perbandingan harganya tinggi antara subsidi dengan yang tidak subsidi,” tandasnya.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler