31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaSOLOKarnaval Jarwana, Simbol...

Karnaval Jarwana, Simbol Kerukunan Etnis Banjar, Jawa, dan Cina di Kampung Jayengan

BETANEWS.ID, SOLO – Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya kembali bisa melihat kemeriahan Karnaval Jarwana di Kampung Jayengan, Kecamatan Serengan, Sabtu (17/9/2022). Agenda untuk merayakan kerukunan etnis Banjar, Jawa, dan Cina itu memang selalu ditunggu karena memamerkan akluturasi budaya yang tak banyak dimiliki daerah lain.

Meski berbeda-beda etnis, kampung tersebut tidak pernah terjadi konflik. Bahkan, saking rukunnya, pada 1960-an muncul istilah “Jarwana” yang merupakan singkatan dari Banjar, Jawa, dan Cina.

Karnaval Jarwana untuk merayakan kerukunan Etnis Banjar, Jawa, dan Cina di Kampung Jayengan. Foto: Khalim Mahfur

Ketua Panitia Kirab Budaya Jarwana Krisno Jatmiko (62) menjelaskan, kirab tersebut diikuti oleh setidaknya 1.100 orang dari 36 Kelompok. Kirab kali ini merupakan yang keempat kalinya digelar oleh Kelurahan Jayengan.

- Ads Banner -

Baca juga: Rock In Solo 2022 Bakal Dimeriahkan Band Internasional, Ini Harga dan Cara Beli Tiketnya

“Tujuannya untuk menunjukkan simbol kerukunan, gotong royong tiga etnis Banjar, Jawa, dan Cina yang selalu hidup berdampingan sejak abad ke-18,” papar Kris.

Peserta yang ikut dalam kirab budaya tersebut juga lengkap menggunakan busana adat ketiga etnis tersebut. Selain itu juga ada tarian sufi, barongsai, ondel-ondel Cina, pertunjukan naga, dan tarian Jawa.

Adapun rute Kirab Budaya Jarwana mulai dari Jalan Gatot Subroto, menuju Jalan Muh Yamin, dilanjutkan ke Jalan Yos Sudarso, Jalan Dr. Radjiman, jalan Honggowongso, dilanjutkan ke Jalan Muh Yamin, dan kembali ke Jalan Gatot Subroto.

Tak cukup itu saja, seusai kirab dilanjutkan Pesta Jajanan tiga Etnis (Banjar, Jawa dan Cina) yang masing-masing berjumlah 1.500 porsi.

Baca juga: Jangan Salah, Bentuk Blangkon Ternyata Disesuaikan Identitas Pemakainya, Ini Penjelasannya

“Ada juga bubur samin yang berjumlah 1.000 porsi. Biasanya kan ada pas Ramadan saja,” ujarnya.

Acara karnaval Jarwana tidak berhenti itu saja. Pada malam harinya akan ada pentas seni dari masyarakat Jayengan. Pentas seni semakin meriah dengan penampilan Pecas Ndahe yang merupakan grup musik lokal Solo.

“Jayengan mempunyai keunikan apabila diolah dan dikelola sebaik-baiknya. Saya yakin bahwa Jayengan akan menjadi destinasi wisata yang sangat menarik,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler