BETANEWS.ID, SOLO – Beras Kencur memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Di antaranya adalah sebagai antiradang, antioksidan, dan juga antibakteri. Tergolong sebagai jenis minuman jamu-jamuan, banyak orang yang tidak tertarik untuk meminumnya.
Namun, jangan salah. Beras kencur sebenarnya mempunyai cita rasa yang manis, sedikit hangat, namun juga menyegarkan. Seperti halnya yang ada di Warung Bu Hadi Mangkunegaran Solo. Warung tersebut, hingga saat ini masih eksis dengan jamu beras kencurnya.
Bahkan, warung tersebut merupakan salah satu warung yang legendaris yang menyajikan jamu beras kencur. Beras kencur disajikan dengan menggunaka es batu, serta ditanbah perasan jeruk limau yang membuatnya tambah segar.
Baca juga: Mencicipi Es Beras Kencur Legendaris di Pura Mangkunegaran yang Jadi Buruan Wisatawan
Kepada Betanews.id, sang pemilik warung saat ini yang bernama Rudarti (55) berkenan untuk menceritakan resep jamu beras kencur miliknya. Ternyata, ramuan tersebut merupakan resep turun temurun dari sang ibu.
“Bahan bahannya kencur, beras, gula Jawa, gula pasir, pandan, air secukupnya, garam, daun sereh kalau mau atau daun jeruk,” kata Rudarti, Sabtu (27//8/2022).
Pertama-tama, katanya, beras yang sudah disiapkan disangrai terlebih dahulu. Setelah itu, beberapa rempah-rempah yang sudah disiapkan, seperti kencur dan jahe di bersihkan, kemudian potong tipis-tipis.
“Habis itu (rempah-rempah) direbus. Misal dua liter ditunggu sampai surut jadi satu liter airnya, terus dikasih pandan, terus daun jeruk sama sereh dijadikan satu direbus,” jelasnya.
Setelah air menyurut, kemudian ramuan tersebut ditambahkan gula Jawa dan diaduk hingga larut. Jika tidak segera, maka ramuan akan berbusa.
Setelah itu, beras yang sebelumnya sudah disangrai direndam dengan menggunakan air bersih. Setelah itu, beras kemudian ditiriskan dan dihancurkan hingga lembut dengan menggunakann alat tumbukan atau menggunakan blender.
“Kalau udah diblender sama ambil ramuan kencurnya tadi, tapi diambil ampasnya terus diblender jadi satu sama berasnya tadi. Airnya harus matang, tapi yang dingin, kalau tidak nanti akan kental seperti bubur,” jelasnya.
Baca juga: Es Krim Jamu di Makuta Jamu Cafe Sukses Bikin Banyak Anak Muda Kepincut
Setelah itu, ramuan dan bahan bahan yang sudah diblender dicampur menjadi satu. Kadar kekentakannya juga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
“setelah sudah jadi biasanya saya simpan di dalam wadah yang tertutup rapat. Ini bisa tahan dua hari, asal dimasukkan ke dalam kulkas,” lanjutnya.
Editor: Kholistiono

