31 C
Kudus
Senin, Oktober 3, 2022
spot_img
spot_img
BerandaKISAHGagal di Kucingan,...

Gagal di Kucingan, Khoirul Akhirnya Temukan Kesuksesan di Es Dawet Pandan yang Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS – Khoirul Akrom tampak cekatan meracik es dawet pandan ke dalam wadah palstik. Dalam satu porsi es itu, ia memasukkan cendol dawet, santan, gula aren cair, tape ketan, susu kental manis, dan es batu. Setelahnya, plastik berisi es dawet pandan diikat dan diberikan kepada pembeli.

Di lapaknya yang berada di tepi Jalan Raya Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara itu memang selalu ramai oleh pembeli. Seperti siang itu, teriknya matahari menjadikan lapaknya jadi jujugan pencari minuman segar pelepas dahaga.

Outlet es dawet pandan milik Khoirul. Foto: Erna Safitri

Kepada Betanews.id, pria yang kerap disapa Khoirul itu menceritakan bagaimana ia bisa merintis usaha itu. Berawal dari ketidaksengajaan ia memutuskan belajar dan berjualan dawet pandan atas saran sang paman.

- Ads Banner -

Baca juga: Terjual Ratusan Porsi Sehari, Ini yang Membuat Es Dawet Pandan Jualan Akrom Begitu Istimewa

“Jualan ini tidak sengaja awalnya. Saya berniat jualan nasi kucingan di Pati tapi ternyata rugi, tidak laku. Setelah sempat nganggur beberapa hari, paman mengajak saya jualan dawet. Lalu saya coba belajar ikut paman jualan daripada bingung,” jelasnya, Kamis (1/9/2022).

Seminggu usai belajar dengan sang paman, Khoirul kemudian memutuskan berjualan dawet pandan dengan membuka lapaknya sendiri yang berada di dekat salah satu Rumah Sakit di Pati.

Setahun berjalan, ia kemudian memutuskan pindah ke Jepara. Keputusan itu diambil karena lebih dekat dengan rumahnya di Demak, juga karena  sang istri yang bekerja di salah satu pabrik di sana.

Ketika pindah ke lokasi itu, dirinya kemudian memberikan varian baru dalam dawet pandan yaitu tambahan tape singkong dan susu kental manis. Hal tersebut terinspirasi dari permintaan pelanggan untuk diberi tambahan tape.

Baca juga: Iseng Jualan Bubur Ayam Jakarta Karena di Kudus Belum Banyak, Ternyata Kini Laris Manis

Tidak disangka, tambahan menu baru itu membuat dawet pandan miliknya banyak disukai pelanggan. Bahkan kini ia sering mendapatkan pesanan di berbagai acara, mulai dari acara syukuran, arisan, hingga prasmanaan nikahan.

Alhamdulillah, setelah tiga tahun usaha ini dan bikin tambahan isian jadi semakin laris dan banyak yang suka. Apalagi ada toping buah kalau musim duren, nangka, atau alpukat,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,327PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler