31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Mawar Hartopo Berharap Peserta Pelatihan BLK Kudus Bisa Jadi Juragan

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kudus Mawar Hartopo mendorong peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus bisa menjadi pengusaha. Makanya, dia meminta peserta memperbarui motivasinya untuk tidak menggantungkan penghasilan dari bekerja dengan orang lain saja.

“Saya berharap nantinya kalian semua itu jadi juragan. Jadi motivasinya untuk ikut BLK ini tidak untuk bekerja tapi untuk berwirausaha,” ujar Mawar saat membuka pelatihan di BLK Kudus, Senin (18/7/2022).

Mawar Hartopo saat membuka pelatihan di BLK Kudus, Senin (18/7/2022). Foto: Rabu Sipan

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, saat ini pihaknya membuka tiga pelatihan tahap pertama yang terdiri dari empat kelas. Kelas itu adalah tata boga dengan 16 peserta, kelas membuat roti dan kue 16 peserta dan pelatihan menjahit 32 peserta dibagi dua kelas.

-Advertisement-

Baca juga: BLK Kudus Buka Pelatihan Pengelasan dan Otomotif Mobil, Berikut Jadwalnya

“Untuk pelatihan menjahit terdiri dua kelas sedangkan yang lain satu kelas. Masing-masing kelas terdiri 16 peserta,” ungkapnya.

Dia menuturkan, pelatihan itu sangatlah penting, sebab masyarakat bisa menadapatkan manfaat sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja.

“Tentunya juga untuk mengembangkan keterampilan, sehingga peserta mampu meningkatkan kemampuannya,” bebernya.

Baca juga: Dapat Kucuran Rp44,2 M dari Dana Cukai, Disnaker Kudus Akan Perbanyak Pelatihan di BLK

Dia menegaskan, pelatihan yang digelar ini gratis, dan pesertanya adalah buruh rokok, buruh rokok yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), keluarga pekerja rokok, serta masyarakat yang memenuhi kriteria. Syaratnya adalah penduduk Kudus berusia minimal 15 tahun, pendidikan minimal SD, bukan ASN, anggota aktif Polri dan TNI.

“Ada beberapa fasilitas untuk peserta pelatihan, seperti seragam, alat tulis kantor, dan konsumsi selama pelatihan,” pungkas Rini.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER