Jenang dan Krasikan Buatan Rumah Produksi Kharisma Magelang, Sudah Ada Sejak 1958

BETANEWS.ID, MAGELANG – Ketika menginjakkan kaki di halaman salah satu rumah yang berada di Dukuh Lo, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, suasana begitu sepi, seperti halnya tak berpenghuni. Namun, begitu sampai di depan pintu rumah, aroma harum jenang langsung tercium dari dalam rumah yang sedang memproduksi olahan jenang. Tempat tersebut merupakan Rumah Produksi Kharisma yang membuat olahan jenang dan krasikan.

Rumah Produksi Kharisma tersebut berdiri sejak 1958. Produk khas yang dihasilkan sejak 64 tahun lalu itu adalah jenang dan krasikan. Dua produk itu sangat identik dengan camilan yang sering dijadikan sebagai oleh-oleh khas Magelang.

Produksi jenang dan krasikan di Rumah Produksi Kharisma. Foto: Budi Prasetyo

Baca juga: Terus Berinovasi, Jenang Karomah Kini Punya Variasi Rasa Terbanyak Dibanding Produsen Lain

-Advertisement-

Saat ini, Rumah Produksi Kharisma, hanya berjarak sekitar 50 meter dari Jalan Lintas Jogja-Semarang, sudah mempunyai 14 produk.

Owner Rumah Produksi Kharisma Evie Tukiman menjelaskan, pada mulanya produk jenang dan krasikan yang memulai orang tuanya.

“Ibu kami yang memulai, dan kami sangat bersyukur kami berhasil Rumah Produksi Kharisma sampai generasi kedua, dan bahkan akan beralih ke generasi ketiga,” jelas Evie Tukiman.

Evie Tukiman menjelaskan, Rumah Produksi Kharisma tidak selalu berjalan mulus. Banyak kendala yang dihadapi selama puluhan tahun membina UMKM Rumah Produksi Kharisma.

“Karena kita semua tahu, namanya persaingan bidang kuliner tidak gampang. Kami bersyukur sampai saat ini bisa mempertahankan. Usaha ini menjadi kebanggan keluarga dan bahkan menjadi kebanggan wilayah sini (Karang Lo). Karena kalau orang mencari jenang dan krasikan, akan mencari ke Karang Lo, dan itu menjadi merek kami sekarang,” jelas Evie Tukiman.

Perkembangan Rumah Produksi Kharisma pun cukup luar biasa. Dari yang awalnya hanya memproduksi sendiri berupa jenang dan krasikan, saat ini sudah memiliki 15 produk. Untuk 15 produk memang tidak semua diproduksi di Rumah Produksi Kharisma, namun bekerja sama dan membina UMKM lain.

“Pada tahun 1983, masa peralihan generasi pertama ke generasi kedua, kami mulai mengembangkan bukan hanya jenang dan krasikan, tapi produk lain. Memang bukan merupakan produk kami sendiri, tapi bekerja sama dengan UMKM binaan kami yang tersebar di Magelang dan luar Magelang,” lanjut Evie Tukiman.

Pasang surut, suka dan duka pun sering dirasakan Evie Tukiman sebagai pengelola Rumah Produksi Kharisma.

“Tapi ini menjadi cambuk bagi kami untuk belajar bagaimana kami mengikuti trend, karena bagaimana pun juga kastamer itu yang harus diikuti keinginanya,” jelas Evie Tukiman.

Baca juga: Kisah Jatuh Bangun Jenang Karomah, Pernah Terlilit Utang Hingga Aset Nyaris Disita

Tak jarang, Rumah Produksi Kharisma harus menganti kemasan sebagai upaya mempertahankan dan untuk selalu bisa eksis dalam dunia per-kulineran. Berbagai jenis kemasan pun pernah dicoba Rumah Produksi Kharisma.

“Kami berkali-kali mencoba kemasan, satu periode dikemas dengan kraf laris banget. Tapi sekarang berbeda, khususnya untuk untuk jenang, yang bungkus simpel justru yang paling laku,” jelas Evie Tukiman.

Saat ini, Rumah Produksi Kharisma mengikuti trend yang ada, karena pasar online begitu luar biasa. Untuk itu, pihaknya selalu mengemas produknya dengan semenarik mungkin.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER