31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaKISAHSaking Larisnya, Saat...

Saking Larisnya, Saat Awal Rika Jual Bubur Ayam, Pembeli Rela Menunggu Meski Belum Buka

BETANEWS.ID, KUDUS – Gerobak dengan warna dominan hijau bertuliskan Bubur Ayam Cinta Rasa terlihat di depan lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kudus. Meski baru buka, beberapa pelanggan tampak sudah duduk manis sambil menyantap bubur pesanannya. Mereka dilayani oleh dua wanita dan satu pria yang tampak berbagi tugas. Salah satu dari meraka adalah Rika Liksia Putra (37).

Saat ditemui di lapaknya, wanita yang akrab disapa Rika tersebut bersedia berbagi kisah awal-awal merintis usaha tersebut. Dia menuturkan, saat awal-awal ia membuka usaha tersebut, banyak pembeli yang rela menunggu meski dirinya belum buka. Menurutnya, respon masyarakat Kudus begitu antusias dengan adanya bubur ayam yang ia jual.

Lapak bubur ayam milik Rika yang selalu ramai pembeli. Foto: Rabu Sipan

“Karena awal-awal ya, mungkin mereka belum tahu kapan saya mulai berjualan. Karena pas awal buka dulu, saya buka dasar mulai pukul 6.30 WIB, itu sudah banyak orang yang antre. Sekarang sudah mulai buka pukul 5.30 WIB,” beber Rika kepada betanews.id, Sabtu (14/5/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Pilih Jual Bubur Ayam daripada Kerja Kantoran, Amir Ingin Beri Kerjaan Orang yang Butuh

Ia dan suaminya sangat bersyukur dengan pembeli yang sangat antusias. Ia juga tidak menyangka jika usahanya itu banyak peminatnya. Lantaran, usaha tersebut merupakan usaha pertama kalinya, yang sebelumnya ia hanya menjadi seorang ibu rumah tangga.

Alhamdulillah sekali, Mas, saya tidak tahu kalau usaha ini cepat disukai banyak masyarakat Kudus. Tapi saya memang mengutamakan rasa dalam penjualan,” jelasnya.

Ia menyebut, ada perbedaan antara bubur ayam khas Bandung dan Kudus. Bubur ayam khas Bandung tidak memakai santan dan biasanya juga tidak pakai kuah. Meski demikian, karena ia menjual bubur ayam di Kudus, ia masih tetap menyediakan kuah, seperti halnya bubur ayam yang dijual di Kudus.

Baca juga: Kisah Pipit Rintis Bisnis Cokelat Karakter yang Kini Suplai 50 Toko dan Minimarket di 7 Daerah

“Kalau soal rasa pokoknya tidak mengecewakan, full toping dan bisa bersaing lah. Dan untuk harga juga standar, per porsi Rp10 ribu,” rincinya di lapak yang buka mulai pukul 5.30 WIB hingga siang itu.

Ia mengaku jika usaha tersebut juga bisa dipesan melalui aplikasi Grabfood dan Shoopefood. Ia juga melayani pemesanan di nomor WhatsApp 0813 2780 6599.

Alhamdulillah di aplikasi Grabfood dan Shoopefood juga banyak pesan, sangat membatu lah,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler