31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Bubur Samin Masjid Darussalam Solo, Kuliner Khas Ramadan yang Selalu jadi Buruan Warga

BETANEWS.ID, SOLO – Sore itu, Di masjid Darussalam Kelurahan Jayengan, Solo, tampak puluhan warga mengantre. Di tangan mereka, terdapat wadah yang akan mereka gunakan untuk mewadahi bubur samin khas Ramadan. Antrean warga begitu membeludak lantaran bubur yang ada saat Bulan Puasa itu baru ada lagi setelah dua tahun vakum.

Yuli misalnya. Ia mengaku senang akhinya bisa menikmari kudapan khas saat Ramadan itu. Menurutnya, bumbu khas Arab membuat rasanya berbeda dengan sajian di tempat lain.

Puluhan warga tampak antre mendapatkan bubur samin khas Ramadan di Masjid Darussalam Solo. Foto: Khalim Mahfur

“Beda (rasanya), karena ada rempah-rempah dari Arab, kemudian ada dagingnya, kemudian ada sayurnya, wortel gitu ya. Jadi memang khas banget, bikinnya juga lama ya,” ujar wanita asal Pajang, Laweyan itu, Senin (4/4/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Bubur India, Sajian Menu Buka Puasa yang Khas di Masjid Jami Pekojan Semarang

Ketua Panitia Pembagian Bubur Samin, Noor Cholish menjelaskan, sajian tersebut pasa dasarnya sama dengan bubur biasanya. Namun yang membedakan adalah bumbunya yang khas dan menggunakan minyak samin untuk membuat aromanya lebih enak.

“Bubur ini dibuat kurang lebih selama 2 jam, biasanya habis zuhur seperti ini dari jam 13.00 lah kurang lebih sampe asar. Nanti habis asar baru kita bagikan,” kata Noor Cholish.

Menurutnya, bubur Samin Banjar sudah menjadi sajian istimewa di Masjid Darussalam sejak 1985. Masyarakat diperbolehkan meminta bubur tersebut dengan membawa rantang atau wadah sendiri dari rumah. Kemudian, wadah yang sudah dibawa diantrikan di meja yang telah disediakan panitia untuk diisi bubur.

Baca juga: Mencicipi Gurihnya Bubur Bakar Badran Solo, Langganan Kaum Muda hingga Sosialita

Bubur tersebut dibagi dua, kurang lebih 300 porsi untuk disajikan sebagai takjil di dalam masjid dan sisanya kurang lebih 1000 porsi dibagikan kepada masyarakat. Kalau ada masyarakat yang bawa rantang itu dapat 3 porsi,” kata dia.

“Wow (antusias masyarakat), masyaAllah, alhamdulillah kangen sudah 2 tahun,” pungkas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER