BETANEWS.ID, KUDUS – Pada Bulan Ramadan, banyak warga Kudus yang berburu kurma. Mereka membeli kurma untuk dijadikan menu berbuka sesuai kebiasaan Nabi Muhammad SAW.
Bahkan, sebagian warga Kudus, menjadikan kurma sesuatu yang wajib ada untuk berbuka bagi keluarganya. Rasanya yang manis, kurma terasa pas dijadikan membatalkan puasa saat berbuka, tentunya setelah minum air putih.

Baca juga : Jelang Ramadan, Beberapa Warga Semarang Ubah Profesi Jadi Penjual Kurma
“Setiap berbuka puasa, kurma harus selalu tersedia. Sesuai anjuran nabi dan kita kan ingin berbuka dengan yang manis-manis,” ujar Mia kepada Betanews.id, Rabu (6/4/2022).
Oleh sebab itu, perempuan yang tercatat sebagai warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus ini, hampir setiap hari membeli kurma di kawasan Menara Kudus. Ia membeli kurma tidak langsung banyak, paling satu atau dua kilogram.
“Beli kurmanya tidak langsung banyak, sekilo atau dua kilogram. Jika habis, nanti beli lagi. Yang penting setiap saat berbuka puasa kurma selalu tersedia,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu pedagang kurma di Kawasan Menara Kudus yakni Muhammad Wawan menuturkan, pada Bulan Ramadan, penjualan kurma memang mengalami peningkatan. Jika sebelumnya ia hanya bisa menjual sekitar dua atau tiga kilogram, kini penjualan naik tiga kali lipatnya.
“Pada bulan biasa gitu saya paling hanya mampu menjual dua atau tiga kilogram kurma. Memasuki Bulan Ramadan, kini saya mampu menjual kurma sebanyak 10 kilogram sehari. Bagi kami itu sudah bagus, karena saya kan pedagang kurma ecer,” ujar pria yang akrab disapa Wawan.
Wawan mengatakan, menjual kurma dengan berbagai jenis. Antara lain kurma Tajwa dan kurma Kulas yang dijualnya mulai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Ada juga kurma Sukari yang dibanderol mulai Rp 40 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram.
Baca juga : Penjualan Kurma di Pasar Johar Masih Sepi, Pedagang: ‘Banyak yang Tanya-Tanya Aja’
“Di antara tiga jenis itu yang paling laris dan diminati masyarakat itu kurma jenis Kulas. Sebab lebih terjangkau sedangkan kualitasnya juga cukup bagus,” bebernya.
Dia berharap, selama Ramadan penjualannya bisa lancar. Makin banyak lagi warga Kudus yang berbuka menggunakan kurma, agar dagangannya makin laris.
Editor : Kholistiono

