Hidup Sehat dengan Konsumsi Coconut Sugar Rainafa yang Rendah Glukosa

BETANEWS.ID, KUDUS – Gaya hidup sehat menjadi salah satu tren gaya hidup yang banyak dilakukan oleh masyarakat saat ini. Kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat berdampak pada kualitas hidup seseorang yang menjalankan pola ini.

Gaya hidup sehat merupakan tindakan yang tepat untuk mendapatkan dampak positif pada kesehatan mental maupun fisik, terutama untuk masa depan.

Selain berolahraga, kini banyak masyarakat yang memilih mengkonsumsi bahan-bahan makanan sehat yang rendah kalori.

-Advertisement-
Proses pembuatan coconut sugar yang diproduksi oleh CV Hasil Barokah Mandiri di Kudus. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Coconut Sugar Rainafa, Produk Asal Kudus Ini Laris Manis di Pasar Mancanegara

Salah satu bahan makanan yang dipilih untuk dikonsumsi adalah Coconut Sugar Rainafa yang rendah glukosa. Coconut sugar ini terbuat dari nira kelapa.

Marketing Internasional CV Hasil Barokah Mandiri (HBM), Husein Zahir (23) menjelaskan, Coconut Sugar Rainafa berbeda dengan gula aren dan brown sugar.

Hal itu karena, lanjut Husein, coconut sugar terbuat dari nira pohon kelapa. Sedangkan gula aren dan brown sugar terbuat dari pohon aren.

“Untuk proses pembuatanya kami menggunakan nira kelapa organik yang disadap, kemudian dimasak sampai jadi karamel gula semut yang masih basah, lalu di bawa ke pengepul. Dan selanjutnya kita ambil dari pengepul, lalu dioven dan disaring,” ujarnya.

Selain rendah kalori, keunggulan dari coconut sugar ini memiliki rasa yang legit, sehingga bisa menjadi solusi bagi para penderita diabetes maupun masyarakat yang sudah mulai menerapkan gaya hidup sehat yang tetap ingin menikmati makanan atau minuman manis tapi rendah kalori.

“Rasa coconut sugar ini legit. Jadi walaupun rendah glukosa, tapi rasanya tetap manis,” ucapnya.

Lalu untuk harganya, coconut sugar ini dibanderol mulai Rp 25 ribu untuk 250 gram.

“Harga coconut sugar ini memang bisa terbilang agak mahal. Karena pertama, kita menggunakan pohon kelapa organik. Untuk menghasilkan 1 kilogram gula itu, membutuhkan 3 pohon kelapa, jadi bahan bakunya sendiri memang sudah mahal,” ucapnya.

Baca juga : Tahu Bakso Sayur Mas Bayu, Camilan Sehat dan Enak, Cocok Bagi yang Lagi Diet

Untuk peminatnya, lanjut Husein, coconut sugar ini banyak dipasarkan ke luar negeri daripada Indonesia. Alasanya, karena coconut sugar lebih banyak diminati di luar negeri.

“Coconut sugar ini peminatnya kebanyakan luar negeri, di antaranya Canada, Amerika dan masih banyak lagi. Total ada 11 negara yang kita ekspor, kalau penjualan di Indonesia masih jarang sekali,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER