BETANEWS.ID, KUDUS – Acara hapus tato yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Jurang ramai dikunjungi warga, Senin (28/3/2022). Peserta yang datang di aula Balai Desa Jurang itu tak hanya datang dari Kudus saja, melainkan ada dari Pati, Jepara, hingga Demak.
Keampuhan metode hapus tato temuan santri pondok pesantren (ponpes) AN-Najach Magelang memang sudah masyhur. Bahkan, Kepala Desa Jurang Muhammad Noor sendiri sudah membuktikan keampuhannya.
Kepada betanews.id, Noor menunjukkan bekas tato yang sudah terlihat samar di kedua lengannya. Meski belum semuanya terhapus, tapi kades bertubuh besar itu merasa cara hapus tato temuan Ponpes An-Najach itu manjur. Bahkan, karena alasan itulah ia akhirnya mendatangkan para santri ke Kudus.
Baca juga: Ingin Hapus Tato, Ratusan Warga dari Berbagai Daerah Datangi Desa Jurang Kudus
“Setelah saya mencoba hapus tato langsung di ponpes An-Najach Magelang, ternyata memang berhasil. Kemudian pada tahun ini saya mengadakan acara hapus tato untuk warga,” jelasnya.
Saat mengumumkan adanya hapus tato di desanya di media sosial, antusias warga yang punya tato luar biasa. Dari target 100 orang, hari ini warga yang datang mencapai 300.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dengan niat berhijrah menghapus tatonya. Tahun ini mungkin belum bisa merealisasikan semua pendaftar, namun pada tahun 2023 nanti insyaallah akan mengadakan acara ini kembali untuk para peserta. Pokoknya sebelum puasa lah,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Suhban Alik mengaku sangat berharap tatonya bisa hilnag dengan metode ini. Pasalnya, sudah tiga kali dia menghapus tato dengan laser, tapi hasilnya masih nihil. Alasannya ingin menghapus tatonya karena ia memiliki anak yang masih balita, dan tidak ingin ia menirunya.
Baca juga: Cara Hapus Tato Temuan Santri Ponpes An-Najach Ini Sekali Oles Langsung Hilang
Ia pun berharap, setelah mengikuti penghapusan tato di sana, tatonya itu bisa hilang dan tak berbekas, supaya anaknya tidak melihat tato di tangannya tersebut.
“Sangat senang sekali dengan event ini, karena misal menghapus tato biasanya biaya mahal. Dengan adanya even ini yang bayar seikhlasnya bisa menyalurkan keinginan saya dari dulu,” bebernya.
Editor: Ahmad Muhlisin

