Selama 2021 Kasus DBD di Kudus Capai 175 Kasus, 3 Meninggal

BETANEWS.ID, KUDUS – Sepanjang 2021, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat ada 175 orang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan tiga di antaranya meninggal.

Sub Koordinator Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) pada DKK Kudus Nuryanto menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Maret, Juli, dan September dan berasal dari Kecamatan Kaliwungu, Gebog, dan Kudus.

“Yang meninggal itu anak-anak, semua di bawah usia 15 tahun,” kata Nuryanto saat ditemui di ruangannya, Kamis (6/1/2022).

-Advertisement-

Baca juga: DBD Mengintai, Ini Tips Dinas Kesehatan Agar Aman dari Penyakit Mematikan Itu

Banyaknya kasus DBD yang menjangkiti warga Kudus, ungkap Nuryanto dipengaruhi banyak hal. Mulai dari iklim cuaca Kudus yang berubah-ubah, hingga kebersihan lingkungan.

Cuaca ini membuat daya tahan tubuh manusia menurun sehingga seseorang lebih mudah terserang penyakit. Ditambah adanya sampah-sampah yang tidak dapat didaur ulang, seperti sampah ban bekas dan plastik yang membentuk genangan air dan berpotensi menjadi sarang berkembangbiaknya jentik nyamuk Aedes Aegypti.

“Maka dari itu, perlu adanya kesadaran diri sendiri. Di samping menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri sendiri juga harus dijaga. Rumah yang bersih dan terpapar sinar matahari, saya kira nyamuk tidak berani masuk di tempat yang terang. Karena biasanya mereka lebih suka masuk ke tempat-tempat yang gelap,” jelasnya.

Baca juga: Masuki Musim Hujan, Inilah Berbagai Penyakit yang Wajib Diwaspadai

Lebih lanjut, demi meminimalisir adanya penyakit DBD yang menyerang masyarakat, DKK Kudus secara aktif selalu memberikan imbauan lewat leaflet, banner, hingga sosialisasi gerakan satu rumah satu Jumantik. Serta penguatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di masyarakat dengan 3 M (Menguras, Menutup, dan Mengubur).

“Kita maksimalkan di masyarakat perlu adanya kesadaran untuk kerja bakti. Kalau ada kasus, kita akan langsung datang ke lokasi. Intervensi dengan edukasi dan pemberian Abate. Juga melakukan penyemprotan,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER