31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaSOLOPerayaan Imlek di...

Perayaan Imlek di Solo, Gibran Izinkan Pemasangan Lampion dan Kirab Liong

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendukung perayaan Imlek 2022. Untuk itu, ia bertemu dengan beberapa Panitia Bersama Imlek 2022, di Kantor Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Purwodiningratan Solo, Rabu (12/1/2022).

Pada pertemuan tersebut, Gibran dan Panitia Bersama Imlek 2022 mengerucutkan rencana perayaan Imlek Kota Solo tahun 2022 yang akan diadakan pada Februari mendatang. Seperti diketahui, perayaan Imlek di Solo sudah dua tahun tidak diadakan.

Baca juga : Keluh Kesah Penjual Pernak-Pernik Imlek di Kudus: ‘Pendapatan Turun Drastis’

- Ads Banner -

“Ini koordinasi dengan Pak Martono dan Panitia Bersama Imlek. Kita tetap merayakan Imlek tapi dengan sedikit pengetatan dan pembatasan nanti untuk penontonnya. Untuk masalah teknisnya nanti akan kita bicarakan lagi,” jelas Gibran.

Gibran mengatakan, bahwa pihaknya mempertimbangan agar Imlek kembali dilaksanakan. Dengan kondisi saat ini yang sudah membaik, ia mengatakan agar perayaan tersebut jangan sampai ditiadakan lagi.

“Jangan sampai di tahun ini ditiadakan juga. Wong keadaannya kan juga sudah cukup membaik, capaian vaksinasi juga sudah cukup tinggi. Saya yakin Imlek tahun ini bisa tetap diadakan tetapi ya itu dengan pembatasan,” kata dia.

Gibran menyebut, rangkaian kegiatan Imlek tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja, pada perayaan tahun ini, khusus untuk Grebeg Sudiro ditiadakan.

“Kegiatannya yang kita hilangkan hanya Grebeg Sudiro, karena itu potensi kerumunannya besar. Nanti kita akan koordinasi dengan Satgas Covid, nanti kita kawal semua. Yang jelas kita pingin acaranya tetap berjalan meski dengan pembatasan, agar masyarakat tetap aman,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bersama Imlek 2022, Sumartono Hadinoto menambahkan, pada perayaan Imlek tahun ini mengerucut pada tiga kegiatan. Di antaranya seperti pemasangan lampion, acara Cap Go Meh dan kirab Liong dan Barongsai.

“Jadi sebetulnya kami Panitia Imlek tahun ini belum menyelenggarakan Imlek, melihat situasi pandemi belum selesai, apalagi ada virus varian baru Omicron. Tetapi dengan dukungan dari Wali Kota Gibran yang menyemangati jangan sampai Imlek tahun ini tidak ada lagi, kami siap,” ungkap Sumartono.

Baca juga : Perayaan Imlek Ditiadakan, Pesanan Barongsai Banyak Dibatalkan

Dengan waktu yang sudah mendekati Imlek, Sumartono mengatakan, bahwa beberapa acara inti Imlek akan dicreate, agar perayaan Imlek tidak kehilangan ruhnya sebagai kegiatan yang melambangkan kebhinekaan.

“Perayaan Imlek kali ini tidak ada bazar Imlek seperti biasanya karena melihat situasinya. Kalau dibatasi pengunjungnya kasihan yang buka stand, tapi kalau dibiarkan kan kerumunannya terlalu berisiko, ini perlu kami pertimbangkan. Yang utama acara Cap Go Meh sebagai wujud kebhinekaan tetap kita adakan 15 hari sesudah Imlek bertempat di Balai Kota Solo,” papar Sumartono.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler