Keluh Kesah Penjual Pernak-Pernik Imlek di Kudus: ‘Pendapatan Turun Drastis’

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Jendral Ahmad Yani depan Klenteng Hok Hien Bio, tampak penjualan pernak-pernik perayaan Tahun Baru Imlek. Di lapak tersebut, seorang pembeli terlihat memilih pakaian model Imlek. Tak jauh pandangan dari pembeli, seorang perempuan sedang melayani dan mencarikan apa yang dibutuhkan pembeli tersebut. Ia adalah Jumiati (53), pedagang pernak-pernik Imlek.

Seusai melayani pembeli, Jum sapaannya, bersedia berbagi informasi tentang bisnisnya itu. Dia mengatakan, pada perayaan Tahun Baru Imlek saat ini sepi perayaan. Lantaran di musim pandemi ini, kelenteng samping jualannya itu tidak ada perayaan seperti biasanya.

Seorang pembeli terlihat memilih pakaian di lapak milik Jumiati yang menjual pernak-pernik Imlek sedang menata barang jualannya. Foto: Kaerul Umam.

“Pada tahun ini, penjualan pernak-pernik Imlek mengalami penurunan drastis dibandingkan sebelumnya,” bebernya sembari merapikan dagangannya, Jumat (12/2/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Perayaan Imlek Ditiadakan, Pesanan Barongsai Banyak Dibatalkan

Dalam penjualan serba-serbi perayaan Tahun Baru Imlek itu, menyediakan berbagai macam jenis barang bernuansa perayaan Tahun Baru China. Barang-barang tersebut meliputi pakaian, barongsai, petasan, dan lain sebagainya.

“Untuk harga pakaian Imlek berbeda-beda, mulai kisaran harga Rp 30 ribu hingga Rp 120 ribu tergantung bahan kainnya. Sedangkan untuk harga barongsai mulai kisaran harga Rp 40 ribu hingga Rp 150 ribu, tergantung kualitas dan bahan barongsainya,” rinci warga Kelurahan Mlati Kidul RT 4 RW 3, Kecamatan Kota Kudus itu.

Jum menjelaskan, di perayaan Tahun Baru Imlek hari ini, dirinya hanya bisa menjual 15 barang. Pendapatan tersebut berbeda jauh dari perayaan Tahun Baru Imlek di tahun lalu yang bisa menjual hingga sebanyak 40 barang. Menurutnya, dirinya sering jualan berpindah tempat  di setiap ada hari-hari besar.

“Dulu sebelum ada pandemi perayaan Imlek selalu ramai. Tapi untuk sekarang ini, Tahun Baru Imlek sepi. Dulu bisa menjual sebanyak 30 hingga 40 barang, saat ini hanya bisa menjual 15 barang,” tuntasnya di toko yang buka mulai pukul 16.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER