31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Melihat Bekas Lokalisasi Mojadadi di Gribig Kudus yang Kini Jadi Sentra Peternakan

BETANEWS.ID, KUDUS – Bekas Lokalisasi Mojodadi di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, kini telah beralih fungsi menjadi sentra peternakan. Sebelum dimanfaatkan warga, tempat prostitusi yang terkenal di Jawa Tengah sekitar 1970an itu sempat terbengkalai dari 1997 hingga 2020.

Ketua Pokdarwis Desa Gribig, Fristaufiq (48) mengatakan, sebelumnya, area tersebut terbengkalai dan tidak bisa ditanami bahkan menjadi pembuangan sampah selama kurang lebih 30 tahun. Dari keadaan itu, warga kemudian berinisiatif membuat klaster peternakan.

Sentra peternakan di bekas lokalisasi Mojodadi. Foto: Kaerul Umam.

Alhamdulillah dengan terbentuknya kelompok ini, kami didukung pemerintah desa dengan bersama-sama membangun klaster peternakan. Saat ini kelompok sudah ada 20 anggota yang tergabung di sini,” jelas Taufiq, Kamis (6/1/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Tingkatkan Populasi, Dispertan Kudus Akan Genjot Kawin Suntik Ternak pada 2022

Dari 20 anggota yang tergabung, lanjutnya, kurang lebih ada 15 kandang yang sudah diisi dengan hewan. Di lahan seluas empat hektare yang berada di sebelah Barat pasar Desa Gribig itu, warga setempat memanfatkannya untuk beternak ayam, kambing, hingga kerbau.

“Jadi di sini kita bersama-sama membangun yang dulunya tempat lokalisasi prostitusi, sekarang menjadi lokalisasi peternakan. Di mana peternakan yang diawali dengan beternak ayam petelur, kemudian ada domba, kambing, dan juga kerbau,” bebernya.

Yang menarik, warga setempat tetapmenggunakan nama Mojodadi untuk sentra peternakan itu. Menurutnya, sebelum digunakan jadi nama lokalisasi, nama tersebut punya arti yang bagus.

“Kita tetap memakai nama Mojodadi karena kita ingat perjuangan kemerdekaan, yakni pangeran Diponegoro yang memiliki ajudan bernama Kyai Mojo. Kyai Mojo itu adalah salah satu sosok yang gigih, setia untuk mewujudkan kemerdekaan. Kemudian kita ambil nama tersebut menjadi kelompok peternakan. Supaya mempunyai semangat bersama untuk membangun ekonomi masyarakat Desa Gribig, khususnya kelompok peternak,” ungkapnya.

Baca juga: Hanya Bisa saat Masa Birahi, Ini Ciri-Ciri Ternak Siap Dikawin Suntik

Ia menambahkan, Desa Gribig pada tahun 2022 ini, sudah mendapatkan program rintisan desa wisata. Di desa wisata itu, Desa Gribig mempunyai tiga potensi yakni, cagar budaya Sunan Kedu, kerajinan batik atau wisata batik, dan yang terakhir adalah edukasi wisata peternakan yang ada di Mojodadi.

“Harapannya dengan terbentuknya rintisan desa wisata yang ada di Desa Gribig ini, bisa menjadi tempat edukasi wisata peternakan yang belum ada di Jawa Tengah,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER