31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Granit yang Retak di Kawasan Menara Kudus Diperbaiki

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan granit yang retak di Kawasan Menara Kudus, Desa Kauman, Kecamatan Kudus diperbaiki, Selasa (4/1/2022). Ubin yang retak itu diduga karena sering dilewati kendaraan dengan beban berlebih.

Pekerja lapangan dari Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Wawan mengatakan, penggantian granit sudah dilakukan sejak Sabtu (1/1/2022) lalu yang dimulai dari Utara, atau Perempatan Sucen ke Selatan. Jumlah lantai yangdiganti ada 50 buah.

Penggantian granit yang retak di depan Masjid Menara Kudus. Foto: Rabu Sipan.

“Setelah selesai baru lanjut ke timur. Saat ini masih tahap nitiki granit untuk diganti dengan yang baru,” katanya, Selasa (4/1/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Percetakan Menara Kudus, Percetakan Alquran Legendaris di Nusantara

Menurutnya, proses oenggantian lantai berukuran 25 X 25 sentimeter itu terletak pada pelepasan granit lama. Biasanya dalam satu lantai, ia membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

“Yang bikin lama itu nitiki granitnya. Kalau langsung pasang sebenarnya cepat. Tapi kan nggak bisa begitu,” beber Wawan.

Wawan menyebut, granit yang pecah-pecah itu lantaran dilewati oleh kendaraan dengan muatan berat, seperti mobil hingga truk.

“Kalau yang lewat hanya pejalan kaki, sepeda, atau sepeda motor saja, saya rasa granitnya bisa awet,” ungkapnya.

Pekerja lain, Muis menambahkan, dirinya membutuhkan waktu lima hingga 10 menit untuk memasang granit.

Baca juga: Mirip Menara Kudus, Masjid di Pantai Empu Rancak Jepara Ini Bikin Banyak Orang Penasaran

“Satu granit seperti ini untuk proses penyemenan membutuhkan waktu sekitar lima sampai sepuluh menit per satu granit. Karena harus benar-benar bersih dulu dari bekas semen yang lama,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Feri Irawan mengaku senang dengan adanya perbaikan. Sebab, kawasan tersebut jadi lebih rapi dan nyaman ketika dilewati.

“Setelah diperbaiki jadi lebih bagus. Lebih nyaman ketika dilewati. Karena kalau dulu berlubang itu jadi tergenang air ketika hujan,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER