31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaUMKMDua Remaja di...

Dua Remaja di Kudus Ini Sulap Limbah Kayu Jadi Aneka Kerajinan yang Estetik

BETANEWS.ID, KUDUS – Di belakang pelataran sebuah rumah yang berada di Desa Krandon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, terlihat dua pemuda sedang membuat kerajinan. Masing-masing dari mereka, ada yang sedang menghaluskan permukaan kayu menggunakan alat khusus dan satu pria lagi sedang menempelkan kerangka kayu menggunakan lem. Mereka adalah Muhamad Durrun Nafis dan Arif Chasanul Muna.

Ditemui usai membuat kerajinan hiasan dinding dari limbah kayu, Nafis mengatakan, bisnis yang dibangun dengan sahabatnya Arif dengan brand NA Woodcraft itu, baru berjalan selama 5 bulan.

Nafis dan Arif sedang membuat kerajinan dari limbah kayu. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Kerajinan Siluet dari Limbah Karung Goni Buatan Nunung Tarik Minat Pembeli

- Ads Banner -

Sebelum fokus membuka usaha woodcraft, Nafis mengaku mempunyai kesibukan lain yaitu menjual tas secara online. Sedangkan Arif, merupakan seorang karyawan pabrik.

Kemudian, karena penjualan tas secara online yang dilakoni oleh Nafis menurun, kemudian Arif yang bekerja di sebuah pabrik juga dirumahkan karena dampak pandemi Covid-19, maka keduanya mencoba untuk membuka usaha kerajinan kayu tersebut.

“Jadi tahun 2020 saya sempat mengikuti pelatihan woodcraft di desa saya. Nah, karena saya rasa kerajinan woodcraft cukup menjanjikan, akhirnya Juli 2021 saya mengajak teman saya Arif, untuk sama-sama membangun usaha woodcraft ini,” jelasnya, Jumat (17/12).

Dengan mengandalkan modal sebanyak Rp 1,6 juta hasil patungan masing-masing per orang Rp 800 ribu, Nafis dan Arif pun memulai usaha woodcraftnya dengan membeli 2 alat sederhana, yaitu gerinda, serut dan serkel.

“Karena modal kita sangat minim, untuk bahan baku kita juga menggunakan limbah kayu bekas-bekas palet. Jadi, selain hemat, kita juga ingin mengolah limbah menjadi kerajinan yang mempunyai nilai jual,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk produk yang tersedia di NA Woodcraft, di antaranya ada meja, lemari kecil, kursi, rak dinding, kitchen set, asbak, tempat tas dan masih banyak lagi.

“Untuk produknya banyak sekali, kebanyakan prdouk yang kita buat memang sesuai permintaan dari pelangan. Pelanggan tinggal WA kirim gambar, Insya Allah kita bisa buatkan,” jelasnya.

Baca juga : Banyak Waktu Luang saat Pandemi, Iwan Bikin Aneka Kerajinan dari Limbah Kayu Jati Belanda

Untuk saat ini, produk NA Woodcraft masih terjual sekitar Kudus saja. Nafis mengaku selama 5 bulan ini, kendala usahanya ada di pemasaran.

“Sampai saat ini, pemasarannya yang susah, kami hanya mengandalkan media sosial Instagram, WhatsApp dan melalui mulut ke mulut,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler