31 C
Kudus
Selasa, September 21, 2021
spot_img
BerandaKisahDari Kegemarannya Pelihara...

Dari Kegemarannya Pelihara Lohan, Rohman Nekat Tekuni Bisnis Ikan Hias dan Aqua Scape

BETANEWS.ID, KUDUS – Di sebuah Warung ikan hias yang berada di tepi Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak beberapa pengunjung sedang memilih ikan yang tersedia di tempat tersebut.

Seorang laki-laki, tampak mengamati beberapa pengunjung tersebut, sambil menjelaskan harga maupun spesifikasi ikan yang diinginkan pengunjung. Dia adaah Nor Rohman (29), Pemilik Warung Ikan Hias Barokah.

Di sela aktivitasnya, ia sudi berbagi cerita tentang usaha yang dirintisnya Oktober tahun lalu. Menurutnya, usaha warung ikan hias tersebut tak lepas dari kegemarannya memelihara ikan lohan.

Pembeli tampak sedang memilih ikan di Warung Ikan Hias Barokah. Foto: Kaerul Umam.
- Ads Banner -

Baca juga : Lokasinya Strategis, Toko Ini Sediakan Aneka Ikan Hias Hingga Predator

“Saya suka dan hobi dengan ikan lohan. Kemudian, agar hobi ini bisa jalan terus, kemudian saya mencoba memanfaatkan peluang dengan membuka usaha Warung ikan hias, agar ada hasilnya juga, bukan sekedar hobi saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan, di warungnya itu menyediakan aneka macam ikan hias maupun predator. Sedangkan untuk harga, menurutnya sangat terjangkau bagi pembeli. Kemudian, ia juga melayani pembelian Aqua Scap sesuai keinginan pembeli.

“Di sini ada aneka ikan hias maupun predator. Di antaranya, balon hingga ikan leopard. Kemudian di sini mempunyai kelebihan dengan Aqua Scap. Kebanyakan pelanggan yang suka dengan Aqua Scap langsung datang ke sini untuk melihat dan membeli. Saat ini Aqua Scap di sini hanya tinggal sedikit, dan belum sempat membuat lagi,” beber Rohman kepada betanews.id, Jumat (3/9/2021).

Lebih rinci ia menjelaskan, untuk kenis ikan predator yang tersedia, jenis Cana, Oscar, Arwana, Blida, Aligator, Pbass, Lohan, Tomang, Leopard, Palmas. Kemudian ikan hias jenis, Cupang, Koi, Koki, Aksolot, Gupi, Golden Black, Nila, Niasa, Mata merah, Moli, Black Goes, Aldaeter, Lopster, Lemon, Snowap.

Tak hanya itu, di sana juga menyediakan akar rasmala, akar senggani, akar rentek, akar residi, batu pasir, batu lavarog, batu kriket, batu fosil, batu material gunung, batu bobing, batu turli, batu karang, silika, yamaya, pasir laut, nanas, semut, Bali, pasir Moza, pasir malang, baru warna, mesin pompa 1200-106, soil, dan sebagainya.

“Kalau untuk harga ikan predator kisaran mulai Rp 40 ribu hingga Rp 800 ribu. Sedangkan ikan hias dari harga Rp 500 sampai Rp 150 ribu. Untuk akar mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 75 ribu, pasir harga lima ribu per repacknya,” rincinya.

Meski saat merintis usaha tersebut katanya sudah dalam masa pandemi, namun berjalannya waktu, usaha yang digelutinya ini semakin berkembang.

Baca juga : Terinspirasi dari Anaknya yang Masih TK, Rohmat Rintis Usaha Ikan Hias

Lanjutnya, ia juga memasarkan melalui media sosial Facebook dengan akun Rasya Cendana. Di media sosial tersebut ia banyak menemukan pelanggan dari beberapa daerah seperti Kudus, Jepara, Pati, dan Demak.

“Ya Alhamdulillah hingga saat ini pelanggan masih stabil. Penjualan ikan hias bisa menjual 10 sampai 15 ekor ikan predator setiap hari jika sepi, sedangkan jika ramai bisa sampai 30 ekor ikan hias,” papar warga Desa Sambung RT 6 RW 3, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu.

Editor : Kholistiono

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler