31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Bangkit dari PHK, Ferry Kini Sukses Buka Seafood Kerang Kaki Lima

Pandemi Covid-19 menjadi masa sulit bagi banyak orang, termasuk Feri Ristiawan (30). Warga Warga Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus itu harus menelan pil pahit pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah situasi ekonomi yang serba tak pasti. Alih-alih larut dalam keterpurukan, pria yang akrab disapa Ferry itu memilih bangkit dengan membuka usaha sendiri.

Pada tahun 2020, Feri memberanikan diri membuka usaha kuliner seafood kaki lima. Berbekal tekad dan pengalaman seadanya, ia mulai berjualan aneka olahan kerang di sebuah lapak di kawasan depan Gedung Taman Budaya Bae, Kudus.

Di lapaknya, Feri menyajikan beragam hidangan laut, mulai dari kerang dara, kerang batik, kerang tahu, kerang hijau, hingga kepiting dan keong laut. Dari sekian banyak menu, ada dua sajian menjadi favorit pelanggan.

-Advertisement-

Baca juga: Awalnya Ikut-Ikutan, Aji Kini Punya 5 Cabang Gorengan Khas Cirebon di Pati

“Yang paling diminati pelanggan biasanya mix kerang dan kerang dara,” kata Feri saat ditemui benerapa waktu lalu.

Feri mengungkapkan, bahwa cita rasa menjadi kekuatan utama usahanya. Menurutnya, kelezatan seafood racikannya terletak pada saus olahan sendiri yang membedakan dari penjual lain.

“Selain itu, kerangnya juga saya ambil langsung dari Wedung, Demak. Jadi agar kualitasnya bagus dan masih segar,” terangnya.

Meski menyajikan menu seafood, harga yang ditawarkan tetap ramah di kantong. Satu porsi dibanderol Rp12.000, dan pelanggan bebas mencampur berbagai jenis kerang sesuai selera.

“Di sini bebas, boleh dicampur ambil sesuai selera. Mungkin hal ini yang membuat pelanggan pada balik lagi,” bebernya.

Baca juga: Kisah Sarjono, Mantan Guru yang Banting Setir Jual Nasi Tumpang

Lapak seafood Feri buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Menurutnya, waktu paling ramai biasanya setelah Magrib. Saat ini, ia masih melayani pembelian langsung dan belum membuka layanan pemesanan secara online.

“Mungkin ke depannya saya buka order secara online. Sementara sih belum. Harapannya bisa buka kayak resto gitu,” tambahnya.

Penulis: Nania Rizka Apriliyani, Mahasiswa PPL PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER