31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Vandalisme Kritik Pemerintah di Solo, Gibran: ‘Itu Siapa yang Bikin, Silakan Ketemu Saya’

BETANEWS.ID, SOLO – Aksi vandalisme atau corat-coret di fasilitas publik di Kota Solo kembali terjadi. Terbaru aksi vandalisme terjadi di pintu pertokoan Jalan Kusumoyudan, Pringgading, Setabelan, Banjarsari.

Vandalisme tersebut tertulis, “Negaraku minus nurani“, “#RIP Pemerintah” serta “Orang Miskin Dilarang Sakit“. Ada juga tulisan “2021 Perang Tanpa Musuh“.

Tulisan-tulisan tersebut dibuat dengan cat semprot. Aksi vandalisme itu, diduga wujud kritik untuk pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

-Advertisement-
Salah satu aksi vandalisme di pintu pertokoan warga di Solo. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : Pemkot Solo Izinkan Mal Uji Coba Beroperasi Secara Normal

Pantauan Betanews.id Selasa (24/8/2021) siang, tulisan vandalisme masih terlihat di sejumlah tempat. Namun, ketika sore kami melakukan pengecekan lagi, coretan tersebut telah dihapus.

“Dihapus sekitar jam 12.00 sampai jam 13.00 tadi, sama petugas. Coretannya itu saat Covid-19 agak rame-rame kemarin,” terang Oka, salah satu warga di dekat lokasi.

Sementara itu, Sudarmi (60) warga yang tembok rumahnya menjadi sasaran vandalisme mengaku tidak tahu pasti siapa dan kapan aksi corat-coret temboknya itu.

“Saya gak tahu itu siapa yang nulis, tahu tahu ada seperti itu. Itu udah dua bulanan lalu,” ujarnya

Dirinya mengaku risih dengan adanya coretan coretan tersebut. Bagaimana tidak, pada tembok miliknya tertulis kalimat umpatan serta kebencian terhadap pemerintah.

Kok di coret-coret nopo to kui, kok ada coretan, tulisane kok nggak boleh sakit gitu to. Wong kurang gaweyan ya’e (kok di coret-coret seperti itu, ada apa, orang kurang kerjaan kali ya),” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa jalan di dekat rumahnya tersebut hanya digunakan sebagai tempat berlalu lalang biasa. Tidak ada pedagang yang berjualan sepanjang jalan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, bahwa dirinya meminta pelaku vandalisme untuk menemuinya. Ia mengaku akan menampung keluhan-keluhan yang ditulis oleh pelaku vandalisme.

Baca juga : Nekat Gelar PTM, Gibran Langsung Perintahkan Swab untuk Siswa dan Guru SMP Al Irsyad

“Itu siapa yang bikin vandalisme, silakan ketemu saya, kalau ada hal-hal yang misalnya dikeluhkan silahkan. Di Solo orang sakit semuanya kita jamin bisa berobat, anak-anak kita jamin semuanya bisa sekolah,” tegasnya.

Ditanya soal sanksi yang diberikan oleh pelaku vandalisme, Gibran mengatakan tidak akan memberikan sanksi apa-apa. Pihaknya meminta petugas untuk membersihkan pintu dan tembok vandalisme tersebut.
“Ya kan bukan tugas saya, itu tugasnya Polri nanti,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER