BETANEWS.ID, SOLO – Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, tak mempermasalahkan ayahnya tersebut sering dibully oleh kelompok atau oknum tertentu. Menurutnya, hal tersebut sudah menjadi risiko seorang pemimpin atau pejabat negara.
“Ya nggak papa, udah risiko, udah biasa juga,” Ujar Gibran santai ketika ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (20/8/2021).
Baca juga : Ulang Tahun di Tengah Pandemi, Ganjar Doakan dan Dukung Jokowi Hadapi Covid-19
Wali Kota Solo tersebut mengaku, bahwa dirinya tidak mendapatkan pesan khusus dari ayahnya saat ia menjabat sebagai wali kota. Terlebih, pesan atau nasihat untuk menghadapi orang-orang yang menghina.
“Nggak ada, kerjo wae lah, rasah diurus,” kata Gibran.
Bahkan, menurut Gibran, hal demikiam tidak perlu ditanggapi dengan serius. Dirinya juga mengaku sama sekali tidak pernah menghiraukan hinaan yang dilontarkan kepada ayahnya ataupun dirinya sendiri.
“Nggak usah ditanggapi, santai wae. Keluarga biasa aja, nggak gimana-gimana, kita nggak pernah melaporkan, nggak pernah protes atau apa, memang udah risiko,” kata dia.
Baca juga : Temui Pedagang Pasar Klewer dan Sampaikan Salam dari Jokowi, Luhut Janjikan Ini
Menurut Gibran, pada masa pandemi seperti ini, lebih baik digunakan untuk melakukan kegiatan yang lebih produktif. Dirinya menambahkan, bahwa hal demikian tidak akan ada habisnya jika ditanggapi.
“Ndak usah ditanggapi, sekarang kan masa pandemi, kita fokus ke kegiatan produktif saja. Kalo ngurusi seperti itu gak ada habisnya,” tegasnya.
Editor : Kholistiono

