Iba Terhadap Nasib Pekerjanya, Pekan Ini Pedagang Taman Bojana Berencana Akan Berjualan Lagi

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan kios pedagang kuliner di Taman Bojana Kudus tampak masih tutup. Penutupan kios itu dilakukan para pedagang karena sepi pembeli, akibat dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Serta adanya penutupan jalan akses menuju Alun – Alun Simpang Tujuh Kudus.

Setelah selama sepekan tutup, para pedagang kuliner di Taman Bojana Kudus berencana berjualan lagi dengan membuka kiosnya pekan ini. Hal terebut dikarenakan para pedagang iba melihat para pekerjanya yang menganggur, dan tak ada penghasilan.

“Selama kami tutup, kasihan para pekerja kami. Mereka menganggur dan tak ada penghasilan sama sekali. Mereka juga punya keluarga yang harus dicukupi,” ujar satu di antara pedagang kuliner Taman Bojana Kudus Bambang Nur’ in kepada Betanews.id, Kamis (15/7/2021).

-Advertisement-

Baca juga : Daripada Rugi, Pedagang Taman Bojana Pilih Tutup

Pria yang biasanya berjualan soto itu mengaku, sedang berdiskusi dengan pedagang lainnya untuk menentukan hari mulai berjualan. Sebab selama memutuskan menutup kios dan tidak berjualan malah membuat ekonomi makin sulit. Dengan berjualan setidaknya ada pemasukan, walaupun untuk sekedar untuk gaji pekerja dan bayar listrik dan air.

“Selama tutup kan tidak ada pemasukan sama sekali. Sedangkan air kan tiap bulan harus ada nominal yang dibayarkan,” ungkap pria yang akrab disapa Bambang.

Bambang mengaku, setiap bulan setidaknya ia harus membayar listrik Rp 75 ribu dan air Rp 300 ribu untuk rentang waktu yang sama. Paguyuban Pedagang Taman Bojana Kudus juga akan meminta agar akses jalan di sekitar Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus dibuka.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Kudus setuju. Dengan akses tersebut dibuka, harapan kami banyak pembeli datang ke Taman Bojana Kudus,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan pedang lainnya yakni Rudi Hartono. Dia mengatakan juga akan kembali berjualan. Namun, ia memilih lebih bersabar. Dalam artian, nanti kalau yang memutuskan kembali berjualan ada separuh dari jumlah pedagang yang ada, ia akan ikut membuka kiosnya.

“Pedagang kuliner di Taman Bojana itu ada 10 kios. Kalau separuhnya memutuskan buka, saya pun akan ikut buka dan berjualan,” ujarnya.

Baca juga : Pedagang Taman Bojana Emoh Direlokasi ke Lantai 3 Pasar Kliwon Kudus

Dia mengaku, sebenarnya akan buka dan kembali berjualan setelah PPKM Darurat selesai, yakni pada tanggal 20 Juli 2021. Atau setelah Hari Raya Idul Adha. Namun, itu rencana dan kondisional sesuai situasi. Sebab kalau memutuskan berjualan tapi akses jalan ditutup, khawatirnya pembeli sepi.

“Penyekatan jalan menuju ke Alun – Alun Simpang Tujuh benar – benar merugikan kami para pedagang di Taman Bojana Kudus. Kami berharap hal itu dikaji ulang,” harapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER