31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Pedagang Taman Bojana Emoh Direlokasi ke Lantai 3 Pasar Kliwon Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menganggap bangunan Taman Bojana saat ini sudah tua dan usang, tidak layak keberadaannya yang di tengah kota. Pemkab Kudus menawarkan opsi relokasi kepada para pedagang ke lantai tiga Pasar Kliwon Kudus, namun banyak yang keberatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti saat berdialog dengan para pedagang Taman Bojana, Senin (5/7/2021). Sudiharti menuturkan, saat ini bangunan Taman Bojana sudah tidak layak. Sedangkan Pemkab Kudus belum ada anggaran untuk melakukan pembangunan.

“Selain belum ada anggaran, kami juga belum menemukan investor untuk membangun Taman Bojana. Oleh sebab itu kami saat ini memberitahukan kepada para pedagang keadaan Taman Bojana yang sudah menghawatirkan. Kami pun menawarkan opsi agar mereka sudi direlokasi,” ujar Budiharti kepada awak media, Senin (5/7/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Akui Salah Prosedur, Kapolsek Bae Minta Maaf Soal Penyitaan Bahan Baku Sate Saat Razia PPKM Darurat

Untuk lokasi relokasi, lanjut Budiharti, pihaknya menawarkan lantai tiga Pasar Kliwon Kudus. Sebab saat ini hanya itu lokasi yang dimiliki Pemkab Kudus, dan paling siap. Sedangkan di lantai dua Pasar Kliwon sudah penuh, tidak ada lagi tempat atau kios kosong.

“Kami punya ya lantai tiga Pasar Kliwon. Kalau di lantai dua sudah penuh semua. Kalau lantai tiga masih banyak space, silahkan kalau mau ditempati. Kalau Taman Bojana bangunannya kan sudah ngeri. Takutnya nanti malah roboh,” tandasnya.

Sementara, satu di antara pedagang Rudi Handoko ditemui di Taman Bojana usai berdialog dengan Dinas Perdagangan mengatakan, para pedagang merasa keberatan jika harus dipindah ke lantai tiga Pasar Kliwon Kudus. Menurutnya, jika dipindah ke tempat tersebut, ia dan pedagang lainnya khawatir pembelinya berkurang.

“Saat ini saja, di masa pandemi penghasilan kami turun drastis kok, apalagi kalau direlokasi ke lantai tiga Pasar Kliwon Kudus. Siapa yang akan sudi naik ke lantai tiga untuk jajan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, meski bangunan sudah tua, tapi menurutnya bangunan Taman Bojana masih kokoh. Hanya plafonnya saja yang beberapa jebol. Rangka atapnya pun masih kuat. Hanya catnya saja yang sudah kusam.

“Sebenarnya kerusakan kan hanya di plafon saja. Kami para pedagang siap iuran untuk perbaiki. Kalau untuk ke elokannya, cukup dicat dengan warna yang bagus, pasti bangunannya nanti elok dipandang,” ujarnya.

Baca juga: Pernah 13 Tahun Tekuni Usaha Tekstil, Ini Kisah Sofil yang Sekarang Jualan Sempol Khas Malang

Pedagang lainnya, yakni Bambang Nur in mengaku, jika direlokasi ke lantai tiga Pasar Kliwon Kudus, ia merasa keberatan. Sebab kalau di tempat tersebut, ia dan pedagang lain berkeyakinan dagangannya akan sepi. Belum lagi sarananya apa sudah tersedia atau belum.

“Kalau memang bangunan Taman Bojana dianggap tidak layak, kami sebagai rakyat bersedia saja direlokasi. Namun, kami berharap direlokasi ke tempat yang kira-kira ramai pembeli,” harapnya.

Bambang menambahkan, para pedagang di Taman Bojana ketika mereka dipindah ke tempat yang sepi pembeli, sehingga mereka tidak punya pemasukan. “Terus bagaimana nanti ia bisa bayar sewa. Belum lagi kalau Taman Bojana jadi dibangun, bagaimana ia nanti punya uang untuk sewa kios, kalau tak ada pemasukan,” tuturnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER