Vaksinasi Covid-19 di Solo Mulai Sasar Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

BETANEWS.ID, SOLO – Percepatan vaksinasi Covid-19 menjadi prioritas pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Percepatan vaksinasi dilakukan dengan tujuan untuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi wabah Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 telah dimulai sejak awal tahun 2021 dengan menyasar pekerja sektor produktif. Mereka adalah aparatur sipil negara, TNI/Polri, pedagang pasar, tenaga pendidik, pegiat pariwisata, seniman, budayawan, driver ojek online, hingga kelompok lansia dan pra lansia.

Kini, vaksinasi Covid-19 akan menyasar kepada warga Solo yang berusia di atas 18 tahun ke atas.

-Advertisement-

Baca juga : Ratusan Pedagang di Pusat Grosir Solo Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

Gibran mengatakan, telah menginstruksikan kepada para camat di Solo untuk melakukan pendataan warganya yang berusia 18 tahun ke atas untuk divaksin.

“Sudah saya instruksikan ke camat-camat. Target pertama skitar 11 ribu. Akan dilakukan segera, sementara ini data sudah masuk,” paparnya, Rabu (16/6/2021).

Adapun prosedur yang akan diberlakukan sama seperti vaksinasi sebelumnya. Pelayanan vaksinasi akan dilaksanakan di fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Solo. Selain itu vaksinasi juga dilaksanakan di mobil berjalan.

Menurut Gibran, banyak warga Solo yang sehat. Terkait ketersediaan rumah sakit di Solo yang sudah mulai kembali meninggi, menurutnya, bahwa beberapa rumah sakit tersebut, dipenuhi oleh warga dari luar Solo.

“isinya kan orang luar kota semua, warga kita sebenernya sehat semua. Banyak banget yang dari luar kota, yang bergejala di Donohudan juga dibawa ke sini,” ujarnya.

Untuk warga Solo yang masih terkena Covid, Gibran sudah membuka pusat isolasi di Solo Technopark. Untuk berjaga-jaga, ia juga menyediakan tempat cadangan di salah satu hotel yang ada di Solo, namun Gibran masih merahasiakan lokasi cadangan tersebut.

“Kapasitas STP sekitar 100 an, ditambah lagi bednya. Ini Khusus warga Solo, karena warga Solo ada yang tidak berkenan disatukan di Donohudan,” katanya.

Gibran mengatakan, bahwa mereka takut karena di kabarkan ada varian virus baru,sehingga warga Solo disendirikan.

Baca juga : Tinjau Vaksinasi Tahap Dua di PGS, Gibran Sebut Vaksinasi Segera Sasar Pegawai Mal

“Penanganan pasien seperti biasanya. Masuk, di rawat, di swab, setelah negatif bisa pulang,” kata dia.

Ia juga menambahkan, bahwa masyarakat dari luar kota yang berkunjung ke hotel harus melaksanakan swab antigen. Ia mengaku akan semakin memperketat pengujung dari luar kota.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER