BETANEWS.ID, KUDUS – Untuk membantu Pemkab Kudus menekan lonjakan kasus Covid-19, sejumlah instansi mengirimkan tenaga kesehatan ke Kabupaten Kudus. Total jumlah yang dikirimkan yakni 81 orang tenaga medis.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DKK Kudus, Mas’ud merinci sejumlah instansi tersebut. Dari Dinas Kesehatan Provinsi (Dinkesprov) Jawa Tengah mengirimkan 48 perawat dengan penempatan di RSUD dr Loekmono Hadi 10 orang, isolasi Akbid 15 orang, isolasi Rusunawa 14 orang dan PSC 9 orang.
“Sebanyak 48 perawat tersebut nantinya akan diperbantukan mulai tanggal 2 hingga 31 Juni 2021 mendatang. Selama di Kudus mereka menginap di Hotel Central,” terangnya, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Ratusan Nakes di Kudus Terpapar Covid-19, Hari Ini Satu Orang Gugur
Ia melanjutkan, mulai 7 Juni 2021 juga ada bantuan tenaga medis dari Dinkesprov Jawa Tengah sejumlah empat orang tenaga analis dan dua orang dokter gizi dan tiga orang apoteker. Selain itu juga ada bantuan dari Kesdam sejumlah enam orang analis.
“Semua tenaga analis dan dr gizi ditempatkan di RSUD dr Loekmono Hadi. Kemudian tiga apoteker ditempatkan di RSU Kumala Siwi, RSI dan RSUD dr Loekmono Hadi. Semua menginap di Hotel Griptha,” terang Mas’ud.
Selain itu, katanya, bantuan tenaga kesehatan dari PDPI satu orang dr spesialis paru ditugaskan di RS Mardi Rahayu. Satu orang dr spesialis pathologi klinik dari Kesdam ditugaskan di RSUD dr Loekmono Hadi.
“Dari RS Moewardi mengirim dua tenaga PPDS pulmonologi dan dua tenaga PPDS penyakit dalam. Semua ditempatkan di RSUD dr Loekmono Hadi. Bantuan dari PDPI, Kasdem dan RS Moewardi mulai 7 hingga 13 Juni 2021. Semua menginap di Home Hotel, kecuali dari Kasdem di Hotel Griptha,” terangnya.
Baca juga: Ratusan Nakes di Kudus Batal Divaksin, Ini Alasannya
Selanjutnya bantuan dari Dinkesprov Jawa Tengah sejumlah 12 dokter umum yang diperbantukan mulai tangga 7 hingg 12 Juni 2021. Penempatan 12 dokter tersebut dibagi di berbagai lokasi.
“Dua di RSUD dr Loekmono Hadi, dua di RSI, dua RSU Kumala Siwi, dua di RS Mardi Rahayu. Lalu di RSA satu, di Isolasi Akbid satu dan satu lagi di Puskesmas Jepang. Ada yang tinggal di Hotel Prima Graha, Hotel Abbas, Hotel Kenari dan Hotel Salam Asri,” tambahnya.
Editor: Suwoko

