Buntut Perusakan Makam Salib di Solo, Polisi Periksa Pengasuh Kuttab

BETANEWS.ID, SOLO – Kasus perusakan 12 makam Nasrani di Cemoro Kembar, Kelurahan Mojo, Solo, terus dikembangkan. Polisi kini terlah memeriksa beberapa saksi, di antaranya pengasuh Rumah Kuttab Milah Muhammad, tempat sekolah 10 anak yang melakukan perusakan.

Dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan dari beberapa saksi dan juga beberapa barang bukti yang disita, akan dilakukan gelar perkara.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebutkan, hingga kemarin sudah ada 23 orang saksi yang sudah diperiksa. Beberapa saksi tersebut diantaranya dari beberapa pengasuh Kuttab maupun dari perangkat desa serta linmas yang mengetahui langsung saat terjadi perusakan.

-Advertisement-

“Total pengasuh ada 6 orang. 2 di antaranya sudah dilakukan pemeriksaan dan 4 lainnya hari ini (kemarin) diagendakan untuk diperiksa penyidik,” ungkapnya.

Pasal yang dikenakan dalam kasus tersebut ialah pasal 170 KUHP terkait kekerasan dan perusakan terhada barang. Barang bukti yang didapat adalah beberapa nisan yang dirusak termasuk alat yang digunakan oleh tersangka.

Baca juga : 12 Makam Nasrani di Solo Dirusak, Gibran: ‘Ini Sudah Ngawur’

“Berdasarkan barang bukti yang didapat, nanti kita akan padukan dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap para saksi. Nanti akan kita lakukan gelar perkara terkait kasus dimaksud. Alat yang digunakan adalah batu,” ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya juga sudah ke sekolah dimaksud. Aktivitas pembelajaran di sana, oleh pengasuhnya katanya diberhentikan sementara waktu, karena memang pembelajaran tatap muka belum memungkinkan dilakukan.

Dengan situasi pandemi seperti ini, Kombes Pol Ade mengatakan, bahwa pembelajaran di Kuttab tersebut dilakukan secara daring. Ia mengimbau agar PTM tidak dilakukan, mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Solo terus meningkat.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER