BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sibuk menyusun tahu isi bakso ke dalam sebuah kotak, yang kemudian dimasukkan ke dalam freezer. Tahu bakso ini berbeda dengan tahu bakso pada umumnya, karena baksonya ada campuran sayur. Camilan sehat dengan brand Tahu Bakso Sayur Mas Bayu ini, diklaim satu-satunya di Kudus.
Sang owner dari Tahu Bakso Sayur Mas Bayu, yakni Ahmed Bayu Sagar sudi berbagi kisah, bagaimana awalnya ia merintis usaha tahu bakso tersebut.
Baca juga : Tahu Bakso Sayur Mas Bayu, Camilan Sehat dan Enak, Cocok Bagi yang Lagi Diet
Ditemui di kediamannya di Perumahan Griya Harapan, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, usaha tersebut dirintisnya sekitar setahun lalu.
Mulanya, dirinya yang ingin keluar dari zona nyaman, kemudian akhirnya bertekad keluar dari pekerjaanya sebagai petugas di maskapai penerbangan dan membangun usaha kuliner.
“Saya sudah bekerja di Lion Air sebagai Flight Koordinator selama 9 tahun, kemudian saya memutuskan keluar pada tahun 2018,” ungkapnya, Jumat (25/6/2021).
Bayu menjelaskan, sebelum merintis usaha tahu bakso sayur, ia sempat berjualan aneka es yang diberi nama Es Jomblo. Tetapi usaha tersebut hanya bertahan selama 6 bulan saja.
“Awalnya, setelah resign dari pekerjaan, saya mencoba jualan Es Jomblo, tetapi karena pandemi akhirnya saya tutup dan beralih membuat usaha tahu bakso sayur,” ujarnya.
Bayu menyebutkan, tahu bakso sayur buatannya merupakan tahu bakso pertama yang ada di Kudus. Karena, adonan baksonya diberi campuran sayuran wortel, daun bawang dan seledri. Kemudian, ia juga menggunakan tepung singkong, sehingga membuat olahan ini sehat.
Baca juga : Mantau, Makanan Khas Balikpapan yang Kini Sudah Tersedia di Kudus
“Dengan olahan tahu bakso sayur, bisa menjadi solusi anak-anak yang tidak suka makan sayur, dan bisa untuk diet, karena tidak menggunakan tepung terigu sama sekali,” tambanya.
Untuk pemasarannya, Bayu bisanya memasarkan di sosial media Instagram @tahubaksosayurmasbayu_official dan WhatsApp 08121823311. Kini, tahu bakso sayur miliknya sudah terjual ke berbagai daerah, seperti Pati, Jepara, Semarang, dan Demak.
“Saya juga sudah membuka reseller, dengan syarat minimal pembelian 10 kotak,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

