BETANEWS.ID, SOLO – Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa meninjau vaksinasi yang dilaksanakan di Plaza Singosaren, Senin (24/5/2021). Vaksinasi dosis pertama itu diberikan kepada pemilik tenant dan karyawan di salah satu pusat perbelanjaan tersebut.
Teguh menjelaskan, vaksinasi di bidang pelayanan publik atau pusat perbelanjaan sangat diperlukan guna mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Solo.
“Karena PGS sudah, kemudian BTC sudah kemarin, kan ini infonya diikutkan BUMN ternyata nggak. Maka harapan kami semua (yang berkecimpung di) fasilitas umum termasuk fasilitas publik tervaksin,” sambungnya.
Baca juga: Tinjau Vaksinasi Tahap Dua di PGS, Gibran Sebut Vaksinasi Segera Sasar Pegawai Mal
Jika warga yang bekerja di fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan sudah tervaksin semua, lanjut Teguh, hal tersebut dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang keluar masuk pusat perbelanjaan.
Di sisi lain, Kepala Kelurahan Pasar Singosaren, Sumadi (50) manargetkan penerima vaksin pada gelombang ini ada 737 orang. Peserta vaksin ialah yang belum bisa menerima vaksin yang dilakukan di gelombang pertama yang diselenggarakan pada 18-27 Mei 2021.
“Kali ini penyelenggaraannya satu hari, mulai dari pukul 7.00 hingga 11.00 WIB. Antusias peserta sangat bagus, banyak peserta yang datang,” ujarnya.
Ia berharap setelah dilaksanakannya vaksinasi ini dan juga vaksinasi dosis ke dua ke depannya dapat bermanfaat bagi karyawan maupun pedagang yang ada di Plaza Singosaren.
Baca juga: Optimis Ekonomi Pulih di Kuartal Tiga, Gibran: ‘Kita Kejar dengan Event-Event’
Diketahui tenaga vaksinasi berasal dari enam Puskesmas. Puskesmas yang ditunjuk di antaranya Puskesmas Jayengan, Kratonan, Nusukan, Singosaren, Kratonan, dan Sangkrah.
Salah satu peserta vaksin, Guntur (29) mengaku tidak takut dengan vaksinasi ini. Ia mengaku senang mendapatkan jatah suntikan vaksin di gelombang kedua ini.
“Masih sehat tidak ada keluhan apa-apa, cuma agak kemeng (nyeri) aja,” tandas pria yang bekerja di salah satu karaoke itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

