31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Penjualan Jajanan di Pasar Kliwon Meroket, Omzet Pedagang Sentuh Rp 35 Juta Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Lantai dua Pasar Kliwon Kudus tepatnya di blok D2 tampak ramai pembeli. Mereka terlihat sedang memilih aneka jajanan untuk hidangan Lebaran. Sedangkan para penjual dan beberapa karyawan tampak begitu sibuk menyiapkan pesanan dan melayani transaksi pembelian seolah tanpa jeda. Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, penjualan aneka jajanan memang meningkat tajam.

Satu di antara pedagang yakni Kesi menuturkan, menjelang lebaran penjualan aneka kue kering dan jajanan hidangan untuk lebaran meroket. Peningkatannya bisa lebih dari dua kali lipatnya. Kali ini, ia bisa meraup omzet sekitar Rp 30 juta hingga Rp 35 juta sehari pada Sabtu dan Minggu.

Penjual jajanan lebaran di Pasar Kliwon saat melayani pembeli. Foto: Rabu Sipan.

“Kalau di hari biasa saya mampu meraup penghasilan kotor sekitar Rp 15 juta sehari,” ujar Kesi kepada Betanews.id, Selasa (4/5/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Kerupuk Terasi Mardliya, Rasanya yang Enak dan Gurih Bikin Nagih

Warga Desa Kaliputu, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus itu kemudian merinci jajanan yang dijualnya. Di antaranya kerupuk, kue kering, keciput, godril, dan lain sebagainya dengan harga mulai Rp 9 ribu hingga Rp 200 ribu per kilogram.

“Yang paling murah itu godril dan yang paling mahal kerupuk rambak. Untuk pembelian kami melayani ecer dan grosir atau bos-bosan,” bebernya.

Untuk pelanggan, kata dia, tidak hanya orang Kudus saja. Banyak juga yang datang dari lain daerah, yakni seluruh eks Karesidenan Pati, Tuban, Pekalongan, Demak, dan daerah lainnya.

“Kalau pelanggan banyak. Wong saya sudah jualan jajan lebaran lama sekali, sekitar 25 tahun,” tandas ibu dua anak tersebut.

Baca juga: Permintaan Meningkat Saat Ramadan, Jenang Armina Naikkan Produksi

Hal senada juga dikatakan pedangan lainnya yakni Arraudhotu Aliyatul Ulla (23). Putri dari pemilik kios Giyarti Jajan tersebut menuturkan, menjelang Lebaran tahun ini tepatnya mulai 15 Ramadan penjualan aneka jajan lebaran naik drastis. Bila dibanding menjelang lebaran tahun lalu, penjualan tahun ini ada meningkat sekitar 50 persen.

Peningkatan tersebut bila dibanding tahun sebelumnya pada waktu yang sama. Namun, bila dibanding dengan bulan sebelum Ramadan, penjualan aneka jajan lebaran peningkatannya lebih dari dua kali lipatnya.

“Sebagai pedagang aneka jajan lebaran, saya berharap pandemi segera berakhir. Sehingga perekonomian masyarakat pulih. Yang otomatis akan meningkatkan daya beli masyarakat. Termasuk membeli jajan lebaran,” tukas warga Desa Singocandi, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER