31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Sambal Rumahan Buatan Warga Semarang Ini Sudah Tembus di Lima Negara

BETANEWS.ID, SEMARANG – Tak ada yang menyangka jika sambal rumahan yang dibuat warga Kota Semarang, yakni Sulistyarini bisa tembus pasar luar negeri hingga ke lima negara.

Bahkan, sampai saat ini sambel buatannya sudah bisa dibeli di minimarket Dubai. Pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai untuk memasarkan sambalnya di Dubai.

Sulistyarini menunjukkan Sambal Tok produksinya. Foto: Dafi Yusuf

Baca juga : Ayam Geprek Super Kriuk Ini Laris Banget, Ternyata Ini Rahasianya

-Advertisement-

“Jadi bisa dibeli di minimarket di Dubai kalau pas jalan-jalan ke sana,” jelasnya saat ditemui di Kota Lama Semarang, Kamis (1/4/2021).

Selain Dubai, sambal buatannya juga sudah diekspor juga ke Buckingham Inggris, Hongkong, Singapura, dan Jeddah di Arab Saudi. “Total sudah ada 5 negara yang kita ekspor sambal,” ucapnya.

Meski saat ini masih ekspor dalam kapasitas terbatas, tetapi Sulistiyarini bangga, karena produk sambal UMKM asal Semarang ini tidak dipandang rendahan dan sudah bisa diadu dengan produk-produk pabrikan.

“Saya bangga produk ini bisa disandingkan dengan produk-produk pabrikan meski statusnya masih produk UMKM,” ucapnya.

Bagi warga Kota Semarang, tak perlu khawatir jika ingin merasakan sambal yang diberi nama Sambal Tok ini. Sambal buatan Sulistyarini itu sudah tersedia di berbagai toko oleh-oleh di Kota Semarang.

Selain itu, dia juga menjual produknya melalui e-commerce seperti Shoppee, Tokopedia, juga lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram bisnis.

“Pemasaran digital kami ramainya di Facebook. Pernah dapat orderan sampai 10.000 botol,” ungkapnya.

Baca juga : Sambalnya Enak Banget dan Nasi Bisa Ambil Sepuasnya, Warung Penyet Mas Apri Diburu Pembeli

Dia menambahkan, brand “Tok” adalah dari nama suaminya yang bernama Totok. Nama tersebut diputuskan, lantaran dia dan suaminya sudah buntu mau ngasih nama apa.

“Menurut saya, kata “Tok” juga cukup familiar, khususnya bagi warga Semarang. Akhirnya nama itu diputuskan,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER