Dirikan Kedai Sate Kambing ZLD, Polisi Kudus Ini Ingin Bantu Warga yang Terdampak Pandemi

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memasukan potongan daging kambing yang sudah ditusuk ke dalam sebuah wadah yang berisikan bumbu. Setelah dirasa sudah meresap, ia melanjutkan langkah berikutnya dengan membakar sate itu diatas bara api. Dia adalah Bripka Fatchur Rozaq (35), Pemilik Kedai Sate Kambing Zld.

Ditemui Selasa (06/04/2021), di Food Court Pojok Museum Kretek, Jalan Museum Kretek, Desa getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Fatchur bersedia menjelaskan usaha yang baru ia rintis dua pekan lalu itu.

Sate Kambing dan Tengkleng yang dijual di Kedai Sate Kambing ZLD milik Bripka Fatchur. FOto: Kartika Wulandari.

Keinginan Fatchur membuat usaha sate, berawal dari keresahannya melihat salah satu warganya yang punya usaha katering sangat terdampak karena adanya pandemi. Maka dari itu, ia kemudian mengajaknya untuk membuka warung sate kambing.

-Advertisement-

Baca juga: Kuah Pedas Bakso Mercon Beranak di Rendeng Ini Bikin Banyak Orang Ketagihan

“Jadi kebetulan saya merupakan salah satu anggota kepolisian yang bertugas menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Ploso, Kecamatan Jati. Jadi saya ingin membantu warga saya dengan mengajak bekerja sama membuat usaha,” ungkapnya.

Warganya yang terdampak pandemi itu adalah Wanti, pengusaha katering, khususnya sate kambing, yang penghasilannya menurun drastis selama pandemi.

“Bu Wanti punya cara mengolah daging kambing yang teksturnya benar-benar empuk, serta tidak bau kambing sama sekali. Kalau rasa ya sudah pasti enak,” beber Fatchur.

Baca juga: Dagingnya Tebal dan Kuahnya Segar, Selat Solo Bu Titik Kini Jadi Primadona

Untuk saat ini, lanjut dia, Kedai Sate Kambing Zld menyediakan dua olahan kambing, yaitu tengkleng kambing dan sate kambing. Harga yang dipatok pun terbilang terjangkau dengan rasanya yang enak. Satu porsi sate kambing dibanderol dengan harga Rp 25 ribu, lalu untuk menu tengkleng plus nasi seharga Rp 15 ribu.

“Tetapi untuk saat ini, menu yang paling favorit sate kambingnya,” ungkapnya.

Selain menjual di food court, Kedai Sate Kambing Zld juga menerima pesanan dalam jumlah banyak untuk acara pernikahan, akikah, dan lain-lain. Fatchur mengatakan, sejak buka 2 minggu ini, ia bisa menghabiskan 1 kilogram kambing tiap harinya.

“Kedai kambing Zld buka setiap hari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER