Tak Mau Bebani Ortu, Mahasiswi Cantik Ini Rela Banting Tulang Demi Tetap Kuliah

BETANEWS.ID, KUDUS – Lantunan musik terdengar cukup pelan saat berada di Kedung Kopi yang berada di Desa Singocandi, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. Di dalam kafe tersebut tampak seorang wanita sedang sibuk melayani para pelanggan. Ia pun begitu cekatan memberesi piring dan gelas kotor habis pakai para pelanggan yang datang. Perempuan tersebut yakni Kania Chandra Kirana Kinaldy (20) mahasiswi yang rela banting tulang untuk biayai kuliah.

Ditemui di sela-sela bekerja, wanita yang akrab disapa Kania tersebut sudi berbagi cerita tentang dirinya. Dia mengungkapkan, saat ini ia masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Muria Kudus (UMK) jurusan ilmu hukum. Meski berstatus mahasiswi, Ia mengaku tak malu nyambi bekerja di Kedung Kopi, sebab hasilnya untuk membiayai kuliahnya.

Kania saat sedang bekerja di Kedung Kopi. Foto: Rabu Sipan.

Ngapain malu, Mas, kan aku bekerja dan halal. Saya sadar saya tidak anaknya orang kaya. Oleh sebab itu saya harus bekerja keras untuk biayai kuliah sendiri dan bisa membantu orang tua,” ujar Kania kepada Betanews.id, Rabu (10/3/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Berjualan di Angkringan Demi Bisa Kuliah, Putri Sering Dimintai Nomor WA oleh Pembeli

Dara yang terlahir dari pasangan Sudi Siswanto dan Sonya Molyna tersebut menambahkan, ayahnya pernah berpesan, orang tua memang tidak bisa mewariskan banyak harta, oleh sebab itu dia harus tetap sekolah dan jangan malas. Termasuk malas bekerja, apalagi malu, yang penting pekerjaan yang dilakoni itu halal. Sebab, kata orang tuanya, orang pintar dan rajin bekerja itulah yang akan mampu bertahan hidup di keadaan tersulit sekalipun.

“Nasihat ayahku itulah yang saya jadikan pedoman hidup. Orang tuaku mengajarkan diriku untuk mandiri dan pentingnya pendidikan,” ungkap gadis yang gemar makan cemeding tersebut.

Anak pertama dari dua saudara tersebut mulai sekolah sambil bekerja sejak SMA. Saat itu, lumayan sering dapat job nyanyi. Dari hasil nyanyi bisa untuk membiayai sekolah, termasuk beli perlengkapan belajar, buku, dan lainnya.

“Sejak semester pertama hingga sekarang biaya kuliah dari hasil kerja sendiri. Setelah ada pandemi dan job nyanyi agak sepi, saya pun kerja di Kedung Kopi,” ungkap kania yang mengaku dapat honor antara Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per acara.

“Awalnya saya sering nongkrong di Kedung Kopi. Pas ada lowongan dan job nyanyi juga sepi, saya pun melamar kerja di sini. Aku bersyukur diterima, sehingga masih tetap bisa mencukupi kebutuhan dan biaya kuliah dari hasil keringat sendiri,” ucap wanita yang punya chanel YouTube Kania Kinaldy itu.

Baca juga: Gadis Cantik Lulusan Undip Ini Pilih Jualan Kopi daripada Kerja Kantoran

Dara yang tercatat sebagai warga Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus tersebut mengungkapkan, selama kerja banyak pengunjung yang sering godain. Terkadang ada yang minta foto bareng, kadang ada yang minta nomer WhatsApp, alamat Instagram hingga ada yang menghina dan melecehkannya.

“Sebenarnya sebal juga kalau ada kastemr yang iseng. Kalau mengajak bercanda oke lah. Tapi terkadang mood kan tidak selalu bagus. Meski begitu saya tidak pernah marah, karena saya sadar, saya ini bekerja dan harus tetap ramah,” kata Kania.

Dia berharap selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan, sehingga semangat bekerja agar bisa membiayai kuliah sampai lulus. Pandemi segera berakhir bisa bekerja sesuai hobi yakni menyanyi.

“Kalau harapan saya itu nggak muluk-muluk. Semoga selalu diberi kesehatan, hidup yang stabil dan lebih bahagia,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER