BETANEWS.ID, PATI – Seorang pria terlihat sedang memanggang roti di kedai Juragan Roti Bakar Premium yang berada di Jalan Penjawi, gang 4 Randukuning, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Selang beberapa menit, ia kemudian mengangkat roti dan mengolesinya dengan margarin dan toping. Yang menarik, roti bakar tersebut ternyata diberi potongan pastry yang membuat tampilannya terlihat sedap dan menarik. Pastry itulah yang menjadi ciri khas kedai Juragan Roti Bakar Premium.
Owner Roti Bakar Premium, Ibrahim Yusuf (24) mengatakan, roti bakar ini menjadi pelopor pertama di Pati yang menggunakan pastry sebagai pelengkapnya. Adanya pastry ini membuat roti bakar memiliki keunikan tersendiri karena teksturnya yang lebih renyah dibanding roti bakar yang lain. Pastry merupakan adonan kue kering berlapis yang diguling dengan halus. Bahaknnya yaitu campuran tepung dan mentega.

“Hal yang membuat roti bakar di sini berbeda karena kita menggunakan bahan dan toping dengan kualitas nomor satu. Selain itu yang paling spesial di tengah roti kita ada pastrynya,” jelasnya, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Digilai Anak Muda, Rokupang Ini Punya Keunggulan Tekstur Roti yang Lembut
Aneka varian menu yang ditawarkan Juragan Roti Bakar Premium adalah double nutella, double cheese kraft, cheesy chocolate, peanut chocolate, choco banana, choco crunchy, strawberry pocky, taro puff, vanilla, mango puff, tiramisu, greentea matcha, dan cuppucino.
Para pengunjung bisa menikmati roti bakar premium ini setiap hari mulai pukul 13.00 WIB sampai 21.00 WIB. Harganya pun sangat aman di kantong, yakni mulai dari Rp 13 ribu sampai Rp 18 ribu. Dari semua menu, choco crunchy lah yang paling best seller.
“Untuk saat ini konsep kedai Juragan Roti Bakar Premium masih berkonsep take away, tetapi tetap menyediakan tempat duduk untuk para pelangan yang sedang menunggu pesanannya,” tambah Yusuf.
Baca juga: Rajanya Roti John, Roti Hits yang Tawarkan Isian Melimpah di Setiap Gigitnya
Yusuf menambahkan, juragan roti bakar premium ini dirintis sejak September 2020 lalu. Alasan membuka roti bakar premium dengan konsep yang berbeda karena ia ingin menghadirkan roti bakar yang berbeda dari biasanya.
“Awalnya saya seorang karyawan tapi tidak betah, akhirnya jiwa wirausaha saya bangkit. Terus ingin berjualan yang produknya udah familiar di masyarakat tapi bagaimana caranya berinovasi agar roti bakar ini berbeda dari roti bakar yang lain,” tandasnya.
Penulis: Najichatun Nur Zana (Mahasiswa Magang IAIN Kudus)
Editor: Ahmad Muhlisin

