31 C
Kudus
Minggu, Februari 22, 2026

Martabak Ketan Hitam, Jadi Favorit Baru di Martabak Kue Bangka YY

Menjelang sore hingga malam hari, sebuah gerobak berwarna pink di Jalan Veteran, tepatnya di depan Alfamidi Demaan, Kudus, selalu tampak ramai pembeli. Aroma martabak yang baru matang berpadu dengan suara spatula lengiringi kesibukan Imam Wahyudi (50) melayani pesanan pelanggan yang datang silih berganti. Gerobak itu dikenal dengan nama Martabak Kue Bangka YY, salah satu kuliner yang cukup terkenal di Kudus.

Bagi Imam sapaan akrabnya, usaha ini bukanlah perjalanan singkat. Pengalamannya berjualan martabak bermula saat ia merantau dan bekerja di Bekasi. Dari sanalah ia belajar seluk-beluk usaha martabak hingga akhirnya merasa punya cukup bekal untuk berdiri sendiri.

“Dulunya saya kerja sama dengan orang di Bekasi di tempat martabak seperti ini. Terus pulang karena sudah merasa bisa dan pengen mandiri. Lalu saya cari modal dan alhamdulillah bisa buka sendiri,” ujar Imam.

-Advertisement-

Baca juga: Ngalah Jadi Berkah, Kisah Penjual Kebab yang Raup Ratusan Ribu per Hari

Sejak tahun 2004, Imam memberanikan diri membuka usaha martabak di Kudus. Sebelumnya, ia berjualan di kawasan Ramayana Kudus dan memiliki banyak pelanggan, bahkan dari luar kota. Namun sekitar satu tahun terakhir, ia memutuskan pindah ke lokasi Jalan Veteran karena adanya aturan baru di tempat lama.

Menurutnya, keunggulan Martabak Kue Bangka YY terletak pada tekstur martabaknya yang tebal dengan isian melimpah. Meski begitu, ia tetap menjual dengan harga terjangkau. Hal inilah yang membuat pembeli terus berdatangan.

“Martabaknya tebal, isinya banyak, dan harganya insyaallah lebih murah daripada yang lain. Ini termasuk martabak legendaris,” tutur Imam saat ditemui beberapa waktu lalu.

Pilihan menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari martabak coklat, coklat kacang keju, hingga berbagai kombinasi topping lainnya. Tak hanya itu, Imam juga menghadirkan menu baru berupa martabak ketan hitam dengan kelapa yang kini menjadi favorit baru pelanggannya.

Dalam proses pembuatannya, Imam menggunakan bahan-bahan dasar berkualitas seperti terigu, gula, garam, telur, dan bahan pengembang kue. Isian martabak pun variatif, mulai dari coklat, keju, kacang, oreo, hingga varian lainnya. Proses pemanggangan sendiri memakan waktu sekitar 10 menit hingga martabak matang sempurna.

Baca juga: Dari Hobi Jajan, Nadia Kini Sukses Dagang Sempolan di Gor Kudus

Soal harga, Martabak Kue Bangka YY tergolong ramah di kantong. Martabak mini dijual mulai Rp2.000 hingga Rp3.000, sedangkan martabak ukuran besar dibanderol Rp24.000 hingga Rp47.000, tergantung varian dan isian.

“Pembeli bisa memilih martabak ukuran besar atau yang mini, sesuai selera dan menyesuaikan kantong. Kalau bukanya setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB,” terangnya.

Penulis: Melly Andila Putri, Mahasiswa PPL PBSI UMK

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER