31 C
Kudus
Minggu, Februari 22, 2026

Ngalah Jadi Berkah, Kisah Penjual Kebab yang Raup Ratusan Ribu per Hari

Sore itu, teras Indomaret Burikan di Jalan Bhakti, Kudus, selalu tampak ramai. Terlihat antrean pembeli di depan sebuah gerobak kebab dan roti bakar. Di balik antrean itu, tampak seorang perempuan muda bersama karyawannya cekatan melayani para pelanggan.

Dia tak lain adalah Dialah Gita (25), pemilik Kebab & Roti Bakar yang baru beroperasi sejak Juni 2025. Siapa sangka, usaha yang kini ramai pembeli itu justru berawal dari kebingungan dan keputusan untuk mengalah.

Ia sempat berjualan cireng di kawasan PPRK Kudus dengan sebuah gerobak. Namun, masalah dengan pedagang lain membuatnya memilih mundur.

-Advertisement-

Baca juga: Dari Hobi Jajan, Nadia Kini Sukses Dagang Sempolan di Gor Kudus

“Ada problem, akhirnya aku ngalah dan tutup. Awalnya bingung mau kerja apa,” beber Gita sapaan akrabnya, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Keputusan itu justru menjadi titik balik. Dari situ, Gita mulai memikirkan usaha baru yang lebih tepat sasaran.

“Habis ngalah itu aku mikir, jualan apa ya yang cocok ditaruh di Indomaret. Terus kepikiran kebab,” ujarnya.

Pilihan itu bukan tanpa pertimbangan. Menurut Gita, kebab relatif minim risiko karena bahan banyak yang frozen.

“Jadi usaha ini minim buang dan minim rugi,” jelasnya.

Dari ide tersebut, lahirlah usaha kebab dan roti bakar dengan sentuhan berbeda. Gita menghadirkan menu unik seperti roti bakar asin spesial berisi daging dan sayuran lengkap dengan saus, hingga nachos ala coffee shop yang biasanya jarang ditemui di gerobak kaki lima.

Gita mengaku awalnya belum mahir menggulung kebab. Beruntung, latar belakang pendidikannya di bidang Tata Boga membantunya lebih cepat beradaptasi.

“Aku benar-benar modal nekat. Belajar dari tutorial YouTube bareng karyawanku,” katanya sambil tersenyum. 

Soal rasa, kebab racikan Gita punya ciri khas tersendiri. Sementara itu, menu roti bakar menjadi favorit pelanggan dan hampir selalu ludes setiap hari.

“Yang paling unik, kebab kami pakai kentang goreng di dalamnya,” ungkapnya. 

Heru (25), karyawan sekaligus tangan kanan Gita, menjelaskan variasi menu yang tersedia. Di antarnya, ada kebab ada isi beef, chicken, dan mix beef-chicken. Sementara roti bakar ada roti bakar sosis, beef, daging, dan mix special. Nachos ada chicken, beef, sosis, dan mix special.

Setiap menu dibuat dengan proses yang teliti. Kebab diracik dari kulit kebab, selada, kentang goreng, isian daging, dan saus. Roti bakar dibelah dua lalu dipanggang sekitar 10 menit sebelum diberi isian. Sementara nachos disajikan dengan chips, selada, timun, saus, kentang, dan topping sesuai pilihan pelanggan.

Baca juga: Cireng Isi Dapina, Favorit Baru Siswa SD Negeri Pati Kidul 01

Terkait harga, kebab dijual dengan harga mulai Rp13.000 hingga Rp22.000. Sementara roti bakar Rp13.000 hingga Rp20.000, dan nachos Rp12.000 hingha Rp20.000.

“Biasanya kami buka setiap Senin hingga Jumat, pukul 16.00–22.00 WIB. Alhamdulillah, per hari bisa mengantongi sekitar Rp700 ribu,” tambahnya.

Penulis: Melly Andila Putri, Mahasiswa PPL PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER