31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Cukup Bawa KTP, Lansia di Kudus Bisa Daftar Vaksinasi di RS Mardi Rahayu

BETANEWS.ID, KUDUS – Masyarakat Kudus yang masuk kategori lanjut usia (lansia), bisa mendapatkan layanan suntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Lansia cukup menunjukkan KTP dengan alamat Kudus.

“Bagi mereka yang tidak ber KTP Kudus, namun tinggal di Kudus, bisa membawa surat keterangan domisili saat ingin mendaftar vaksinasi,” ujar Person In Charge (PIC) RS Mardi Rahayu Sophie Aileen di sela kesibukannya memantau proses vaksinasi lansia, Kamis (18/3/2021).

Beberapa lansia antre untuk disuntik vaksin. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : Puskesmas di Kudus Ditargetkan Lakukan Vaksinasi 70 Lansia Tiap Hari

-Advertisement-

Menurutnya, saat mendaftar vaksinasi peserta akan diminta untuk menyerahkan fotokopi KTP nya dan diwajibkan untuk mengisi beberapa berkas yang disiapkan oleh pihak vaksinator RS Mardi Rahayu.

“Untuk jadwal vaksinasi di Mardi Rahayu, kami sesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang diberikan DKK Kudus untuk kami. Untuk jadwal terkininya, bisa di lihat di akun Instagram kami. Kami akan selalu update di sana, ” ungkapnya.

Namun, jadwal vaksinasi yang awalnya direncanakan hanya untuk dua hari, yakni kemarin dan hari ini, akan ditambah satu hari lagi. Yaitu hingga hari Jumat (19/3/2021) besok.

Terhitung sejak RS Mardi Rahayu melayani vaksinasi bagi lansia, Sophie mencatat, sudah ada ratusan lansia yang divaksinasi di RSMR. Dan data itu pun selalu bertambah, melihat banyak lansia yang masih mengantre untuk divaksin.

“Untuk yang sudah divaksin sebagian besar aman, tidak ada keluhan. Kemarin katanya ada yang pusing, tapi tidak apa-apa,” tuturnya.

Baca juga : 68.901 Lansia di Kudus jadi Prioritas Vaksinasi Tahap Kedua Bersama Pelayan Publik

Sedangkan untuk yang tunda vaksin, Sophie tidak bisa memberikan keterangan secara pasti jumlahnya. Ia hanya menyebut bahwa ada banyak lansia yang harus ditunda vaksinasi dengan beberapa alasan. Pada umumnya disebabkan karena darah tinggi atau hipertensi dan karena penyakit penyerta lainnya.

“Untuk yang tunda secara otomatis di sistem kami hapus datanya, agar masyarakat masih punya kesempatan untuk berobat terlebih dahulu, dan bisa melakukan vaksinasi di lain kesempatan, ” tegasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER