31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Puluhan Calhaj Asal Kudus Terancam Tak Bisa Berangkat Haji Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Kudus hingga ini masih ada yang belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di tahun ini. Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kudus, sudah ada 1.201 calhaj melunasi, termasuk calhaj yang masuk kuota cadangan. 

Padahal kuota reguler yang diperuntukkan untuk Kabupaten Kudus dari Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jawa Tengah di tahun ini ada sebanyak 1.245 orang. Kuota tersebut, terbagi 1.194 orang masuk kuota porsi sesuai urutan dan 51 orang lainnya masuk dalam katagori kuota lansia prioritas.

Baca Juga: Edukasi Penyakit Menular hingga Kanker, PDA Kudus Gandeng RS ‘Aisyiyah di PCA Jati

-Advertisement-

Kepala Pelayanan Haji dan Umrah pada Kantor Kemenhaj Kudus, Masruroh melalui stafnya, Agus Sulistiyono menyampaikan, bahwa saat ini untuk pelunasan Bipih tahap II sudah berakhir sejak 23 Januari 2026 lalu. Menurutnya, tercatat ada sebanyak 1.201 calhaj sudah melunasi, terdiri dari 1.113 orang yang melunasi masuk kuota porsi dan 88 orang masuk dalam kuota cadangan. 

“Jadi saat ini sudah tidak ada lagi kuota kabupaten, adanya hanya kuota provinsi. Kalau memang kuota Provinsi Jawa Tengah sudah terpenuhi 100 persen, pelunasan (Bipih) tidak ada lagi perpanjangan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (26/1/2026). 

Oleh karena itu, sebanyak 44 orang terancam tak bisa berangkat dan melaksanakan Rukun Islam ke-5. Agus menjelaskan, bahwa untuk kuota reguler provinsi bersifat fleksibel, karena kuota di setiap kabupaten berbeda, ada yang pelunasannya lebih, ada juga yang kurang.

“Yang jelas, hitungan kuota haji di tahun ini adalah kuota provinsi,” tegasnya.

Baca Juga: Desa Payaman Jadi Langganan Banjir, Bupati Kudus Upayakan Pembangunan Embung

Sementara itu, Kepala Pelayanan Haji dan Umrah pada Kantor Kemenhaj Kudus, Masruroh menambahkan, sebagian calhaj yang tidak melunasi Bipih, dikarenakan mengajukan tunda berangkat. Saat ini pihaknya telah mempersiapkan untuk tahapan selanjutnya dalam penyelenggaraan haji tahun 2026.

“Untuk selanjutnya, kami melakukan proses pengiriman paspor untuk request visa dan persiapan penyusunan kloter (kelompok terbang),” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER