BETANEWS.ID, KUDUS – Warga Kabupaten Kudus yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia) yakni umur 60 tahun ke atas, mulai divaksin hari ini, Senin (8/3/2021). Para lansia tersebit akan divaksin di puskesmas wilyahnya masing-masing.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Andini Aridewi menargetkan setiap harinya puskesmas di masing-masing wilayah Kudus bisa lakukan vaksinasi untuk 70 orang. Disesuaikan alokasi vaksin yang diterima Kabupaten Kudus di tahap kedua termin pertama tahun ini.
“Untuk lansia, ada 68.000 lansia yang masuk dalam data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus sama dengan data kami yang akan mendapatkan vaksin,” ungkap Andini selepas rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jawa Tengah secara virtual di Command Center Diskominfo Kudus, Senin (8/3/2021).
Baca juga: 68.901 Lansia di Kudus jadi Prioritas Vaksinasi Tahap Kedua Bersama Pelayan Publik
Dia merinci, sejauh ini tercatat sudah ada 79 nakes lansia yang sudah divaksin. Vaksinasi nakes lansia, kata Andini, sudah dimulai Kamis hingga Sabtu (4-6/3/2021) lalu.
“Total semua yang sudah divaksin dosis satu atau termin pertama tahap kedua sudah ada 12.844 orang. Dengan rincian jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan ada 6.315 orang, petugas publik 6.455, dan lansia sudah 74 orang. Sedangkan dosis kedua untuk booster, total yang sudah divaksinasi ada 5.272 orang, semua dari SDM kesehatan,” kata Andini.
Baca juga: Sebut Vaksinasi Pelayan Publik Lebih Mudah, Ganjar: ‘Yang Umum Repot, Apalagi Lansia’
Lebih lanjut Andini mengungkapkan, serapan vaksin di Kudus tergolong bagus, dengan posisi di bawah Kota Semarang yang menduduki posisi pertama. Yang berarti nomor dua dari Jawa Tengah dan posisi pertama di wilayah eks Karesidenan Pati.
“Informasi dari Dinkes provinsi, Kudus akan mendapatkan tambahan distribusi vaksin, dengan alokasi 1.215. Tapi kami belum cek lagi, apakah vial atau sasaran vaksinnya segitu. Mudah-mudahan saja vial. Untuk bulan ini, kami akan melanjutkan vaksinasi untuk target di tahap kedua, yaitu untuk pelayanan publik dan lansia,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

